FOKUS: #VAKSIN COVID-19

PDGI Sulselbar, Kumpulkan Donasi Bantu Korban Gempa Di Sulbar

KBRN, Makassar : Gempa bumi 6.2 SR pada kamis siang dan Jumat subuh tanggal 14 dan 15 Januari 2021 lalu telah meluluhlantakan Mamuju dan Majene, Aulbar. Disamping itu puluhan korban dan ratusan warga terluka dan ribuan terdampak dan kehilangan rumah.

Oleh sebab itu, Persatuan Dokter Gigi membuka pengumpulan donasi untuk membantu korban gempa bumi di dua kabupaten yakni Majene dan Mamuju Sulawesi Barat .

"Dalam 3 hari terkumpul sekitar 100 juta donasi dari berbagai cabang seSulselbar, beberapa cabang di Iluar Sulselbar, organisasi keahlian dan angkatan dan alumni spesiali  serta pribadi dari para dokter gigi," kata drg. Ardiansyah S Pawinru Sp.Ort yang juga sekertaris PDGI Sulselbar, Selasa (19/1/2021).

Dijelaskan, nantuan dikirimkan melalui Lantamal AL menunggu keberangkatan kapal AL yang menuju Mamuju, Pelepasan Bantuan ke Lantamal diserahkan langsung ke Kadiskes Lantamal Letkol KH. Bahtiar.

"Bantuan ini adalah wujud kepedulian dokter gigi terhadap korban bencana gempa bumi yang maha dasyat ini kata Eka Aerwansyah  ketua PDGI Cabang Makassar . Semoga bertkahdan diterima disisi Allah SWT," tutup Ardiansyah S Pawinru.

Sedangkan, Ketua PDGI Sulselbar Dr.drg Asdar Gani M.Kes didampingi ketua PDGI Cabang Makassar Dr.drg Eka Erwansyah Sp.Ort(K), serta drg Ardiansyah S Pawinru Sp.Ort sebagai Koordinator Penerimaan Bantuan PDGI dan sejumlah anggota PDGI wilayah Sulselbar.

"Sejumlah barang yang dikirim ke Mamuju yakni susu bayi dan balita, popok bayi dan balita, pembalut, botol susu, mie instan, air mineral, aneka biskuit , sarung, selimut, ukenah, tenda, multivitamin anak dan dewasa, pasta gigi, sikat gigi dan sabun serta shampo. Dan sebagian di serahkan melalui PDGI Mamuju dan Majene untuk mempersipakan barang yang dibutuhkan di pengungsian," kata drg Asdar Gani yang juga Akademisi Unhas ini

Kadiskes Lantamal kolonel Kh Bahtiar Menyambut baik pengiriman melalu Lantamal dan tetap membuka pelayana pengiriman ke Mamuju jika ada yang butuh pengiriman via laut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00