Rudy: Perlu di Rapid Antigen COVID-19 Bagi Pengungsi Gempa Sulbar Yang Masuk ke Makassar.

Prof Rudy Djamaluddin.jpg

KBRN, Makassar : Pemerintah Kota Makassar meminta pengungsi gempa dari Sulawesi Barat yang masuk ke Makassar untuk menjalani pemeriksaan COVID-19 terlebih dahulu.

Hal itu dinilai perlu untuk mengantisipasi penularan. Terlebih, terjadi lonjakan kasus COVID-19 beberapa pekan terakhir.Seperti disampaikan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menanggapi sekaitan dengan mulai masuknya korban bencana.

Dia mengatakan semua orang yang masuk daerah setempat perlu difilter, termasuk pengungsi.

"Bagi pengungsi yang masuk itu perlu di rapid antigen dulu untuk memastikan mereka itu dalam kondisi bebas COVID-19 atau bebas dari terpapar Corona," ungkap Rudy di rujab Wali Kota, Jl Penghibur Makassar, Senin (18/01/2021).

Disisi lain, Rudy mengaku siap menampung dan akan memberikan pelayanan yang baik terhadap mereka.

"Jadi kita harus dukung. Kasian saudara kita yang mengalami kesulitan di daerah lain," katanya.

Diketahui gelombang pengungsi mulai berdatangan ke kota setempat. Makassar dipilih dengan pertimbangan hanya bersebelahan dengan Sulawesi Barat.Rudy menambahkan pemerintah akan menyediakan fasilitas selama bisa membuat nyaman para korban gempa.

"Kita siapkan fasilitas untuk menjamin bahwa pengungsi itu bisa tinggal nyaman dan sehat," ujar Rudy.

Rudy mengaku jika pengungsi menganggap Kota Makassar itu bisa membuatnya lebih baik, pihaknya tak punya alasan untuk menolak.

"Kita akan terima, tetapi tentu yang terpenting protokol kesehatan harus kita jaga," tutupnya.

Sebelumnya sudah ada puluhan pengungsi gempa dari Sulbar telah berada di Makassar. Seluruh Pengungsi dievakuasi menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Tampa Padang, Sulbar menuju Lanud Hasanuddin Makassar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00