Pemkot Makassar Pastikan Belajar Tatap Muka SD dan SMP pada 2021 dilakukan bertahap.

Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin.jpg

KBRN, Makassar: Pemerintah Kota Makassar memastikan belajar tatap muka rencananya akan  dilakukan Tahun 2021. Sebagaimana yang telah diputuskan oleh pemerintah pusat.Sekolah di bawah naungan Pemkot Makassar mulai dari tingkatan Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak dibuka secara bersamaan. Sebab, penularan COVID-19 secara masif memungkinkan terjadi.

“Pembukaan nantinya harus bertahap, Kampus, SMA, SMP, SD dan TK. jangan langsung sekaligus. Cukup bahaya jadi mesti hati hati,” kata Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, Kamis(26/11/2020).

Meski dibuka tahun depan, namun ada kebijakan lain yang harus dipatuhi. Seperti halnya sekolah harus mendapatkan izin dari orangtua siswa agar anaknya bisa kembali belajar tatap muka, agar tidak muncul kekhawatiran bagi orang tua anak didik.

“Karena bagaimanapun dengan membuka sekolah tatap muka tentu ada resiko-resiko yang harus kita tanggung oleh anak-anak didik kita ini. Sehingga perlu di bahas kembali untuk dikomunikasikan ke orang tua, meski Pemerintah pusat mengatakan orang tua boleh kalau mau kasih sekolah luring anaknya. Kita akan kasih pilihan opsi untuk dilihat secara bertahap” tutur Rudy.

Sementara SD dan SMP yang memutuskan untuk belajar muka, kata Rudy, mesti memperhatikan dengan baik protokol kesehatan (Prokes) yang harus ketat. Sebab, menurutnya, anak-anak rentan tertular. Dan perlu ada pemahaman dan edukasi soal pentingnya penerapan prokes.

“Kuncinya prokes ketat. Anak murid kita kalau bisa kita jamin selama sekolah pakai masker, sebenarnya persoalannya anak kecil begitu tidak sampai pikirannya. Cuma mau main dan memang itulah perilaku anak-anak yang mesti dipahami,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00