17 Kompolotan Geng Motor Ditangkap Resmob Polda Sulsel.

KBRN. Makassar: Anggota Resmob Polda Sulsel berhasil menangkap 17 pemuda, 10 diantaranya masih berumur belasan tahun dan ada yang masih sekolah, mereka terlibat dalam perkelahian kelompok, 7 Agustus 2020 dini hari lalu, di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.

Ke 17 komplotan geng motor yang diatangkap Polisi, direarilis   Dir. Reskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K.,M.Si, didampingi Kasubbit 4 Tipidum Reskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto,S.I.K., Kasubbid Penmas Humas Polda Sulsel Kompol Muh. Arsyad, S.Sos., M.H, dan Kapolsek Mamajang AKP Wahyudi di lobby Mapolda Sulsel, Selasa (11/08/2020) pada.

Kompol Arsyad terlebih dahulu menyampaikan kepada awak media, bahwa ke 17 pemuda yang diamankan Resmob Polda Sulsel akibat melakukan pembakaran sepeda motor dan pencurian disertai kekerasan.

"Kejahatan yang dilakukan komplotan geng motor tersebut merupakan aksi balas dendam terhadap geng motor lainnya (Komplotan geng motor Ablam) atas penyerangan yang dilakukan terhadap kelompok geng motor  mawas dan gowa, terjadi sebulan sebelumnya," ungkap Kompol Arsyad.

Sementara Kombes Pol Didik menjelaskan, komplotan geng motor yang tertangkap telah melakukan penyerangan terhadap komplotan geng motor ablam yang sedang menonton balap liar di jalan Cendrawasi Makassar, mereka sudah rencanakan menggunakan busur dan petasan karena dendam atas penyerangan kompolotan geng motor ablam di jalan Andi Pangeran Pettarani terhadap kelompok geng motor mawas dan gowa saat sedang menonton balap liar sebulan sebelumnya.

“Motif dendam para tersangka ini sehingga melakukan penyerangan di jalan Cendrawasi Makassar terhadap komplotan geng motor ablam yang sedang menonton balap liar hingga membakar sepeda motor dan melakukan perampasan paksa handpone, helm dan topi milik korbannya”,ujar Kombes Didik.   

Para geng motor yang tertangkap, komplotannya sebanyak 31 orang,  telah meresahkan waga di kota Makassar karena sering melakukan penyerangan dan pembusuran terhadap warga yang tidak bersalah.

“ Ini berhaya komplotan geng motor ini karena sudah meresahkan warga sehingga takut keluar rumah di malam hari dan sudah ada korbannya, pelakunya juga sudah terangkap sehingga tidak boleh dibiarkan dan kami tegas terhadap pelaku kejahat ini karena akan memunculkan bibit – bibit komplotan geng motor yang baru untuk saling serang dan melakukan kejahatan di tengah masyarakat”, tegas Kombes Didik.

Kombes Pol Didik menambahkan dalam penangkapan para pelaku, Tim Resmob Polda Sulsel  juga diamankan  barang bukti yaitu 6 unit sepeda motor, 1  batang petasan habis pakai, 1  busur panah ,15  anak buah panah.

"Kami masih melakukan pendalaman guna menemukan barang bukti lainnya dan pelaku yang belum tertangkap," kata Kombes Pol Didik.

Menurut Kombes Didik,  para tersangka kompolotan geng motor tersebut dijerat Pasal 365 Ayat (1) dan (2) KUHpidana dengan ancaman ukuman paling lama 12 tahun penjara dan Pasal 170 Ayat (1) Kuhpidana dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00