Kepala BNN RI, Apresiasi Pelaunchingan Buku Da'i Anti Narkoba di Daerah Maros

KBRN, Maros : Kepala BNN RI, Komjenpol Drs.H  Heru Winarko SH yang diwakili Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Brigjenpol H.Idris Kadir SH M.Hum melaunching peluncuran Buku Da'i Anti Narkotika di Masjid Al Markaz Maros, Kamis (06/08/2020) malam.

Buku kedua yang ditulis salah seorang Da'i Anti Narkotika (DANI) asal Kabupaten Maros, Hamka Mahmud tersebut mendapat apresiasi tidak saja dari BNN RI, namun juga dari Kakanwil Kemenhunkam Sulsel, Harun Suliyanto serta Forkompinda Sulsel dan Kabupaten Maros.

Usai melaunching, Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Brigjenpol H.Idris Kadir SH M.Hum kepada KBRN mengatakan langkah positif yang dilakukan Dani asal Maros ini, perlu diapresiasi, pasalnya dalam penanganan dan pencegahan narkoba perlu peran aktif seluruh elemen masyarakat.

"Ini sesuatu hal langkah positif yang disumbang salah seorang masyarakat Sulsel, dimana ikut berperan aktif bagaimana menyumbangkan pikiran dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang tedensinya sudah kian meningkat", jelasnya.

"Yang jelas keberadaan Dani ini semakin lama semakin berkembang, agar seluruh strata bisa tersentuh. Karena melalui perpanjangan tangan dari mereka ini, pencegahan melalui dakwah, kian optimal" tambahnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenhunkam Sulsel, Harun Suliyanto mengatakan langkah yang telah dilakukan penulis (Hamka Mahmud) dalam memberi dakwah pencerahan bagi warga binaan di tujuh lapas yang tersebar di Sulsel, bukan hal yang mudah dilakukan. Pasalnya perlu kesabaran agar warga binaan bisa merubah pola pikir dan kebiasaan seusai lepas dari pembinaan di dalam lapas

"Beliau ini, mengajar berdakwah anti narkoba di tujuh lapas yang tersebar di Sulsel. Tidak mudah mendakwahkan kepada warga binaan tentang anti narkoba. Dengan best practice yang dimiliki Hamka Mahmud, yang telah berpengalaman, dan bisa menyentuh sisi-sisi kemanusiaan terdalam akhirnya bisa diterima oleh ratusan warga binaan", jelasnya

"Kami mengapresiasi pengalamannya selama mengajar di lapas ini, dalam sebuah buku Da'i Anti Narkoba. Semoga ini memberikan inspirasi bagi ustadz yang lain dan tujuan pembinaan narapida itu, agar mereka menyadari kesalahannya dan memperbaiki diri serta tidak melanggar hukum lagi dan bisa menjadi warga negara yang baik selama dan setelah menjalani pidana bisa tercapai seusai mendapat siraman rohani dari Ustadz Hamka Mahmud" harapnya.

Kepala Rumah Tahanan Negara Klas 2B Pinrang, Ali Imran yang juga sempat hadir dalam acara pelaunchingan buku Da'i Anti Narkoba bersyukur atas upaya yang telah dilakukan Ustadz Hamka Mahmud ini, dimana melalui pencerahan rohani yang diajarkan selama ini, telah membawa pengaruh yang luar biasa terhadap warga binaan di rutan ini.

"Saya bersyukur bisa mengenal beliau, yang aktif berdakwah di rutan ini. Pasalnya beliau ini, pernah juga merasakan dan menjadi warga binaan, sehingga segala yang disampaikan sangat memotivasi sekaligus banyak merubah perilaku warga binaan di rutan ini. Dan saya sangat apresiasi dan mendukung lahirnya Da'i Anti narkoba di daerah Pinrang", ujarnya.

Salah seorang anggota Komisi 3 DPRD Maros Fraksi Golkar, H Andi Syarifuddin B menuturkan selaku wakil rakyat dirinya sangat bangga, ada warga Maros yang mau meluangkan waktu dalam memberikan pencerahan akan bahaya akan narkoba kepada masyarakat Sulsel.

"Kami merasa bangga, hadirnya orang Maros seperti ustadz Hamka ini, apalagi beliau juga tergabung dalam Da'i Kamtibmas Sulsel yang digagas Kapolri. Saya selaku wakil rakyat berharap Da'i Kamtibmas harus dihadirkan lebih banyak lagi di daerah Butta Salewangangan ini, agar warga Maros kian paham akan dampak negatif jika terjerumus dalam lingkaran narkoba", pungkasnya.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00