Puncak HUT Kabupaten Maros ke-61 Hadir Gubernur dan Wagub Sulsel

KBRN, Maros : Kabupaten Maros, 4 Juli 2020, genap berusia 61 tahun. Puncak perayaan hari jadi digelar di Gedung Serba Guna, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

Mengambil tema Dengan Semangat Hari Lahir ke-61 Kabupaten Maros, Bersama Kita Wujudkan Maros Sejahtera 2021, peringatan hari jadi ini dilaksanakan dengan mengikuti konsep protokol kesehatan. Tempat duduk berjarak, hadirin menggunakan masker, dan juga disediakan alat pengukur suhu tubuh dan handsanitizer.

Puncak peringatan dihadiri langsung Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah dan istri, Lies F Nurdin. Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, juga hadir, serta mantan Asisten II Maros yang saat ini menjabat Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin.

Nurdin Abdullah berharap, hari jadi ini dijadikan wahana bagi jajaran pemerintah daerah dan warga masyarakat Kabupaten Maros, untuk bersama-sama membangun kabupaten ini, menuju hari esok yang lebih baik, semakin maju dan sejahtera. Tahun 2020 ini, merupakan tahun terakhir di periode kedua bagi Bupati dan Wakil Bupati Maros, Hatta Rahman dan Harmil Mattotorang, memimpin kabupaten dengan julukan Butta Salewangang ini. 

"Kami menyimak betul progres dan karya-karya Bapak Bupati dan Wakil Bupati tadi. Saya kira ini legacy (warisan) yang dihadirkan Bapak Bupati dan Wakil Bupati," kata Nurdin Abdullah.

Bahkan, Nurdin mengapresiasi kepemimpinan mereka berdua yang dapat mengubah wajah Maros menjadi lebih baik. Dalam waktu singkat dapat membenahi berbagai sistem yang ada. 

Salah satu keberhasilan yang dapat dipenuhi oleh pasangan dengan nama Hatita ini menargetkan pembangunan jalan sepanjang 900 kilometer. Di tahun ketujuh kepemimpinan mereka, tercatat telah membangun sekitar 1.200 kilometer jalan dan perhatiannya terhadap pembangunan jalan beton. 

"Masyarakat akan terus mengenang, tapi kalau kita tidak berbuat masyarakat juga akan terus mengingatnya. Jika jalan jelek, itu diingat jelek, tetapi kalau jalan nyaman ini karena Pak Bupati," terang Nurdin.

Berkat dukungan berbagai pihak pembangunan berkelanjutan dan percepatan dapat dilakukan. Nurdin menilai, bahwa Maros sebagai kabupaten penyangga Kota Makassar. Memiliki lahan luas, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, bahkan potensi wisata yang sangat besar. Dengan infrastruktur jalan yang baik, ini akan mendukung untuk mendorong percepatan pengembangan berbagai sektor yang dimiliki.

Pariwisata juga menjadi andalan Maros, orang yang transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros dengan waktu lama bisa menikmati wisata yang ada. Selain Taman Nasional Bantimurung, juga termasuk Kebun Raya Pucak. Di mana tahun ini, Pemerintah Provinsi Sulsel, melakukan pembenahan dan pengembangan. 

Nurdin berharap, hari jadi yang terakhir di masa periode Hatta Rahman dan Harmil Mattotorang semoga menjadi sesuatu yang dikenang masyarakat Maros atas karya yang sudah ditorehkan. Pemilihan pemimpin daerah selanjutnya juga diharapkan dapat berjalan damai dan menjadi ajang pertandingan gagasan. 

Sedangkan, Hatta Rahman dalam sambutannya, berterima kasih atas amanah yang diberikan. Menahkodai Maros dengan pelaksanaan program yang berjalan pada jalur yang tepat on the track sesuai dengan rencana yang ditetapkan.

"Maros telah berjalan pada pada jalur yang tepat sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan, sehingga keberhasilan dapat kita nikmati bersama," imbuhnya.

"Semoga pembangunan ini dapat ditingkatkan di masa mendatang. Perkenankan pula kami memohon maaf jika selama mimimpin Maros banyak kekurangan dan kelemahan," ucapnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur juga menyerahkan bantuan keuangan daerah sebesar Rp 25 miliar. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00