Pemuda Sulawesi dan Papua Mengikuti Pendidikan Prajurit TNI AD.

KBRN.Makssar: 1025 orang pemuda pilihan dari Sulawesi dan Papua meraih kehormatan mengikuti Pendidikan Pertama Prajurit Karier (Dikmata PK) TNI Angkatan Darat tahun anggaran 2019, dibuka Danrindam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Leo Agung Prio Soembodo, di Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam XIV/Hasanuddin, Jl. Sultan Hasanuddin,M  Tinggimoncong, Gowa, Sulawesi Selatan, Senin, (2/12/2019).

Calon Tamtama tersut, terdiri 526 orang hasil seleksi di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, 326 orang dari wilayah Kodam XII/Merdeka dan 173 orang dari wilayah Kodam XVII/Cendrawasih dan Kodam XVIII/Kasuari.

Dalam sambutan tertulis Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, S.IP., M.Si yang dibacakan Kolonel Inf Leo Agung Prio Soembodo mengatakan,  pelaksanaan pendidikan Sekolah Tamtama bertujuan untuk membentuk dan membekali peserta didik yang berasal dari para pemuda pilihan yang telah lulus seleksi, agar menjadi insan prajurit pejuang yang profesional, mampu melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya dan sadar akan tanggung jawab serta kewajibannya, terlebih dahulu prajurit siswa akan ditempa dan digembleng melalui latihan-latihan dasar kemiliteran, agar memiliki postur fisik, kondisi mental serta pengetahuan militer.

"Gunakan kesempatan ini untuk belajar dan berlatih dengan baik serta sungguh-sungguh, materi yang didapatkan merupakan modal dasar dalam meniti karir sebagai seorang prajurit TNI" ujar Kolonel  Leo Agung Prio Soembodo mengutif sambutan Pangdam.

Pangdam berharap kepada seluruh siswa calon Tamtama, mampu mengikuti program pendidikan secara bertanggung jawab, taat pada aturan yang ada, sehingga setelah lulus pendidikan, dapat menjadi prajurit profesional yang memiliki disiplin, dedikasi dan loyalitas tinggi.

Ke 1025Untuk Calon Sekolah Tamtama tersebut akan mengikuti proses pendidikan Tahap I, dilaksanakan selama lima bulan, dan akan dilantik menjadi seorang prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Prajurit Dua (Prada), selanjutnya akan melanjutkan pendidikan Tahap II sebelum ditugaskan pada penempatan sebagai Tamtama Pembina Desa.(Sarif)

 

 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00