BI Sulsel Membuka Kas Keliling Penukaran Uang Rupiah TE 2022.

Foto: Uang Rupiah Yang Barupg

KBRN. Makassar: Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2022, sehubungan dengan itu Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) bersama perbankan di wilayah Sulsel,  membuka layanan kas keliling penukaran uang Rupiah TE 2022 pada 19-24 Agustus 2022.

Hal itu dalam Siaran Pers Kepala Perwakilan BI Sulsel Causa Iman Karana, Kamis (18/08/2022).

"Melalui kegiatan kas keliling, BI Sulsel ingin mendorong masyarakat agar semakin Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, sekaligus memperkenalkan dan mensosialisasikan uang Rupiah TE 2022. Layanan resmi penukaran uang Rupiah TE 2022 tidak dipungut biaya", Ujar Causa Iman Karana.

Untuk mengurangi antrian dalam rangka menjaga protokol kesehatan dalam masa pandemi jelas Causa Iman Karana,  penukaran uang Rupiah TE 2022 melalui kas keliling Bank Indonesia dilakukan dengan memesan terlebih dahulu menggunakan aplikasi PINTAR yang dapat diakses oleh masyarakat melalui laman https://pintar.bi.go.id/. 

Disebutkan, LPP masyarakat yang ingin melakukan penukaran bisa mendatangi layanan kas keliling dengan jadwal dan lokasi sebagai berikut:- 19 Agustus 2022 jam 09.00-11.00 di Pasar Sambung Jawa, Mamajang, Makassar.- 22 Agustus 2022 jam 09.00-12.00 di Pasar Niaga Daya, Biringkanaya, Makassar.- 23 Agustus 2022 jam 09.00-12.00 di Pasar Pannampu, Tallo, Makassar, serta di halaman kantor Bank Sulselbar Lalabata, Soppeng.- 24 Agustus 2022 jam 09.00-12.00 di Pasar Toddopuli, Panakkukang, Makassar, serta di halaman kantor Bank Sulselbar Lalabata, Soppeng.

Menurut Causa Iman Karana, sejak tanggal 17 Agustus 2022, pecahan uang Rupiah TE 2022 telah dinyatakan sebagai alat pembayaran yang sah untuk bertransaksi di seluruh wilayah NKRI. Pengedaran uang Rupiah TE 2022 kepada perbankan dan seluruh masyarakat akan dilaksanakan secara bertahap. Sementara itu, seluruh uang Rupiah yang telah dikeluarkan sebelum peluncuran dan pengedaran uang Rupiah TE 2022 dinyatakan masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar