Aksesnya Ditutup, Warga Kel Barombong Sambangi DPRD Kota Makassar

KBRN, Makassar : Puluhan warga Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate mendatangi gedung DPRD Kota Makassar Rabu siang 10/08/2022.

Kedatangan warga ini terkait dengan rekayasa lalulintas yang di terapkan pemerintah per tanggal 01 Agustus 2022 tentang kemacetan yang sering terjadi di jembatan Barombong.

Salah satu perwakilan Warga kelurahan Barombong yang juga ketua RW 013 Muhammad Irsan Latief mengatakan bahwa pada dasarnya kami tidak terima jika kami adalah penyebab utama terjadinya kemacetan sehingga akses kami ditutup total pada saat jam-jam padat.

Oleh karena itu dengan dianggapnya sebagai penyebab kemacetan maka ia bersama warga lainnya untuk meminta kepada anggota DPRD Makassar untuk dapat mencari solusi tepat wilayah di kelurahan barombong tersebut. 'ujarnya.

" Ia mengatakan bahwa saat ini volume kendaraan yang jumlahnya tidak sedikit dari warga lain dari arah Gowa yakni Taeng dan Somba Opu yang ikut menikmati akses jalan utama kami sehingga terjadilah kepadatan kendaraan pada jam jam kerja tersebut, olehnya sekali lagi agar pihak anggota DPRD Makassar untuk mau mencari solusi bagaimana cara agar akses jalannya bisa dibuka.

Sementara Warga RW  013  H. Sukirman saat membacakan pernyataan sikap berupa  aspirasi dari Warga Barombong terkait dengan keluhan Warga Barombong serta  Menindaklanjuti, yaitu ada beberapa faktor yang memicu kemacetan di Jembatan Barombong yakni Lebar jembatan tidak sesuai dengan volume kendaraan yang ingin melintas di waktu padat secara bersamaan

Dikatakan banyaknya pengendara roda dua yg tidak sabar ketika jam padat sehingga mengambil jalur pengendara lain, serta Petugas Pengatur lalulintas yang ada di lapangan seringkali kurang maksimal dan tidak konsisten hadir di setiap waktu padat dalam mengatur lalulintas sehingga banyak pengendara yang tidak tertib berlalulintas, seringkali kami temui sedikit petugas yg berjaga terutama sore hari.

Olehnya itu iya juga merespon apa yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal mengurangi kemacetan adalah untuk kemaslahatan orang banyak, tetapi pada kesempatan kami juga memohon agar dapat berempati dengan apa yang kami rasakan. "Tandasnya.

"Kami berharap dapat tercipta aturan yg tidak tebang pilih seperti yg kami rasakan saat ini. Karena warga lain yg melintas dapat diberi solusi, sedangkan kami warga setempat yang rumah kami dekat dari jembatan sangat dirugikan waktu tenaga dan materi.

Sementara Legislator Fraksi PPP  Fasruddin Rusli saat menerima aspirasi warga kelurahan Barombong mengatakan akan di tindak lanjuti dengan Melakukan rapat dengar pendapat dengan menghadirkan semua elemen dan dinas terkait termasuk Dishub dan pihak Kepolisian.

Ia meminta kepada warga untuk tetap bersabar, saat ini Sementara disiapkan anggaran untuk pembangunan Jembatan Barombong, dan Menunggu dari pihak Pemerintah dan kementerian PUPR untuk melakukan dan meninjau situasi di lokasi dan Jembatan Barombong.

Legislator dua periode ini berjanji Insya Allah Aspirasi ini,  hari Senin akan di tindak lanjuti terkait dengan surat dari Warga Barombong.

"Dan kami dari DPRD meminta agar mencari akses jalan alternatif hingga adanya penambahan jembatan baru. 'tuturnya.

Senada juga di lontarkan  Legislator DPRD Makasar lainnya Anton Peter Goni, bahwa  kita juga sudah tahu keinginannya warga. Saya rasa simpel, dan ada jalan keluarnya yang terbaik sebelum dibangun lagi jembatan baru.

Iya  karena memang itu sudah diprogramkan untuk ada jembatan kembar. 'ujarnya.

Akan tetapi untuk sementara waktu kita cari jalan supaya tidak ada yang terganggu sebelum itu jembatan dibangun nantinya."cetusnya. (**)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar