Sulsel Ekspor Briket Batok Kelapa Ke Inggris

Foto: Para Pejabat Lepas Ekspor Batok Kelapa.jpeg

KBRN. Makassar: Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) memprakarsai pelepasan ekspor briket batok kelapa dengan ekportir CV Coconut International Indonesia (CII).

Pelepasan ekspor dilaksanakan secara luring di Gudang CV Coconut International Indonesia, dihadiri Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono, Kepala BI Perwakilan Sulsel Causa Iman Karana, Kabid Pabean dan Cukai Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Zaeni Rokhman, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Ina Kartika Sari, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan Ashari Fakhsirie Radjamilo.

Pimpinan CII, Ashriyani menyampaikan, bahwa  ekspor briket batok kelapa ke Inggris sebanyak 18 Ton dengan nilai USD23.040,- dapat terwujud berkat dukungan semua pihak, baik Bea Cukai, pemerintah daerah dan pimpinan OPD, perbankan serta pihak terkait lainnya. 'Produk briket batok kelapa merupakan perwujudan komoditas unggulan Sulawesi Selatan, yang kaya akan produk kelapa", Katanya.

Briket batok kelapa merupakan produk unggulan CII kaya dia yang telah meramaikan pasar domestik dan diekspor ke berbagai negara melalui eksportir konsolidator. Hingga saat ini belum ada ekspor briket batok kelapa yang dilakukan secara langsung oleh eksportir dari Sulawesi Selatan. “Walaupun ekspor kali ini belum bisa langsung dari Pelabuhan Makassar namun baru kali ini kami ekspor atas nama CII, biasanya undername”, Jelas Ashriyani.

Sementara Andhi Pramono mengungkapkan,   langkah-langkah yang dilakukan Bea Cukai adalah dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan upaya mendukung industri dalam negeri untuk dapat bersaing dalam perdagangan internasional. “Bea Cukai senantiasa akan memberikan asistensi kepada pelaku UMKM, baik melalui media online melalui Tim Export Assistance maupun langsung ke Kantor Bea Cukai Makassar”,  Sebutnya.

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari dalam kesempatan tersebut  menyampaikan,  bahwa Langkah Bea Cukai melakukan asistensi ekspor kepada pengusaha-pengusaha UMKM patut diikuti oleh Pemprov dan Pemda Sulawesi Selatan. “APBD yang kita miliki seharusnya sebagai penggerak dan bukan waktunya kita pasif”. Lebih lanjut Ina memuji pimpinan CV Coconut sebagai pengusaha UMKM yang gigih dan memiliki semangat juang yang tinggi untuk memajukan ekonomi Sulawesi Selatan, “hadirnya Saya disini juga sebagai bentuk “Women Support Women”, yang kagum atas semangat juang dan mental Beliau sebagai pengusaha juga sebagai perempuan”, Ujar Andi Ina Kartika Sari .

“Kedepannya diharapkan ekspor briket batok kelapa dapat langsung dari Makassar. Kami akan usahakan direct call”, Ujar Ashari Fakhsirie Radjamilo Kadis Perimdustrian Sulsel di sela-sela diskusi.

Briket arang kelapa merupakan salah satu komoditas unggulan Sulawesi Selatan yang diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Perak sebagai pelabuhan muat ekspor, selain komoditas ekspor Sulawesi Selatan lainnya seperti nikel, besi/baja, boga laut, rumput laut dan sebagainya. 

Pelepasan ekspor briket ditandai dengan proses stuffing secara simbolis oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari serta diikuti beberapa tamu undangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan tinjauan langsung pembuatan briket (plant tour) dan foto bersama para tamu undangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar