Ribuan Hektar Tanaman Palawija, Jagung dan Padi di Jeneponto Terancam Gagal Panen

KBRN, Jeneponto:   Hujan yang mengguyur kabupaten jeneponto beberapa bulan terahir bukan hanya berdampak positif bagi warga setempat tetapi bagi petani dapat berdampak buruk.

Kabar terkini akibat hujan yang terus menerus badan irigasi di ruas dua Tabbuakkang kelurahan Tolo Utara kecamatan Kelara mengalami longsor sepanjang 50 meter sehingga suply air ke beberapa titik area tanaman terhenti sehingga terancam gagal panen.

Ketua kelompok tani Bonto Manai Satu desa Paitana kecamatan Turatea Jeneponto Arifin Dacing mengatakan dampak dari badan irigasi yang tingginya sekitar 20 meter, sedikitnya 8000 Hektar tananan Padi, palawija dan jagung di kecamatan Kelara , Taroang Batang, Binamu, Turatea dan Kecamatan Arungkeke terancam gagal panen.

Karena itu Arifin Dacing selaku ketua kelompok tani di desa Paitana Turatea berharap agar longsor yang terjadi 30 Juni 2022 dini hari dapat segera di atasi karena dapat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar