Magister Ilmu Hukum PPS UMI Terakreditasi UNGGUL Hingga Tahun 2026

KBRN, Makassar : Magister Ilmu Hukum Program Pasca Sarjana (PPS) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar terakreditasi unggul dengan nilai 361 SK BAN PT berlaku hingga September 2026.

Direktur Program Pasca Sarjana (PPS) Universitas muslim indonesia (UMI) Makassar Professor Doktor Haji Sufirman Rahman, S.H, M.H menegaskan, Magister Ilmu Hukum Program Pasca sarjana umi masih terakreditasi unggul dengan nilai 361.

Akreditasi UNGGUL diraih berdasarkan Surat keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) yang berlaku sejak tanggal 3 September 2021 sampai pada tanggal 3 September 2026. Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi BAN PT  tertanggal 28 September 2021 di Jakarta.

Direktur PPS UMI Makassar  Prof. Dr. H Sufirman Rahman, S.H, M.H meluruskan Program magister ilmu hukum binaannya terakreditasi unggul dengan nilai 361  berdasarkan SK BAN PT, Akreditasi Unggul sudah dua kali di dapat.

Penegasan ini disampaikan menyusul visitasi yang dilaksanakan maret 2022 lalu dengan akreditasi baik sekali,hal ini keliru karena seharusnya visitasi dilaksanakan menjelang September.

“Terkait dengan Status Baik Sekali,pihaknya sudah mengajukan keberatan ke BAN PT secara tertulis. menunggu respons Magister Ilmu Hukum Umi masih terakreditasi unggul” ungkap Prof Dr Sufirman Rahman, S.H, M.H.

Menurut Direktur PPS UMI Makassar bila hal ini tidak direspons pihaknya mengajukan keberatan, dan akan menjadi topik bahasan pada rembuk nasional yang akan dihadiri  BAN PT sejumlah menteri.

Kita pastikan akreditasi tetap Unggul dan kita terus tingkatkan sesuai cita-cita pimpinan UMI menjadikan UMI Makassar sebagai perguruan tinggi berkelas dunia dan akreditasi unggul di tingkatkan lagi menjadi akreditasi internasiona, ungkap Direktur PPS Umi Makassar Profesor Doktor Sufirman Rahman SH MH.

Sementara itu Ketua Program Study Magister Ilmu Hukum PPS Umi Makassar Doktor Askari Razak, S.H, M.H mengatakan dari 9 item yang di tetapkan untuk akreditasi unggul hanya satu yang tidak memenuhi yaitu mahasiswa yang masuk dan lulus namun tidak cepat menyelesaikan administrasinya dan tidak mengambil ijazahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar