Implementasi Hari Bidan Nasional Pemkab Maros Support Tenaga Bidan Non ASN

KBRN, Makassar : Seluruh penjuru Nusantara, tepat pada tanggal 24 Juni memperingati Hari Bidan Nasional.

"Dalam memperingati Hari Ikatan Bidan   Indonesia, kami berharap para bidan bisa kian meningkatkan profesionalisme kinerjanya serta tetap bekerja sesuai tugas dan fungsi serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam mencegah kematian ibu dan anak khususnya dalam pencegahan stunting untuk Indonesia dan Kabupaten Maros pada khususnya" harap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr M.Yunus memperingati Hari Bidan Nasional, Jumat (24/06/2022) kemarin.

Ia menuturkan profesi terbanyak pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Maros yakni dari tenaga bidan.

"Bidan yang tergolong dalam ASN sebanyak 200 an orang, sementara bidan dari Non ASN lebih banyak yakni 420 orang. Total bidan yang mendedikasikan keilmuannya dalam melayani pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak yang tersebar di seluruh dusun dan desa di Maros sebanyak 620 an orang" urai dr.M.Yunus.

Lanjut Kadinkes Maros, melihat dedikasi yang telah diberikan ratusan bidan khususnya mereka dari golongan non ASN kepada masyarakat Maros, maka pihaknya akan memperjuangkan keberadaannya terutama dalam perubahan statusnya.

"Makanya, kami sangat kecewa atas rencana Keputusan Permenpan RI yang rencana akan menghapus keberadaan  non ASN ini, kemana mereka akan disimpan. Pasalnya bidang non ASN yang terbanyak profesinya di daerah Maros yakni tenaga bidan. Jadi non asn tenaga kesehatan di maros sekitar 1300 orang yang tersebar di satu rumah sakit dan 14 puskesmas khusus bidan sebanyak 420 orang non asn yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat' jelas dr.M.Yunus.

Ia menuturkan untuk ASN tenaga kesehatan di Pemkab Maros saja kurang lebih 700 orang.

"Hampir 60 % pelayanan di fasilitas kesehatan dilakukan oleh tenaga non ASN. Dan apabila keberadaan mereka (tenaga kesehatan non ASN) dihapuskan maka akan lumpuh pelayanan kesehatan di daerah Maros ini" tegas Kadinkes Maros, dr M.Yunus.

Sebelumnya, Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam mengucapkan Hari Bidan bagi tenaga medis yang tersebar di Maros.

"Bidan garda terdepan di tengah masyarakat, selain membantu ibu-ibu yang akan melahirkan serta yang paling utama mengedukasi mereka selama masa mengandung dan juga menjamin kesehatan buat calon bayinya" pungkas Bupati Maros

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar