Prajurit Lantamal VI Latihan Non Perang Di Laut.

Foto: TNI AL Latihan SAR.jpeg

KBRN. Makassar:  Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI menggelar  latihan Search and Rescue (SAR) TW. II Tahun Anggaran 2022 laut, di Pantai Jalaria Mako Lantamal VI, Rabu (25/05/2022).

Latihan praktek di laut  melibatkan unsure, antara lain Kapal Angkatan Laut (KAL) Pulau Langkai - II-6-63 dan Sea Rider serta 57 personel Satuan Patroli (Satrol) Lantamal VI.

Skenario Latihan SAR Prajurti TNI AL Lantamal VI tersebut,  yaitu KAL Pulau Langkai-II-6-63 mengalami Kebakaran dan tidak bisa di selamatkan, 4 orang Anak Bua Kapal (ABK) melaksanakan Peran Peninggalan dengan terjun ke laut.

Situasi simulasi  peristiwa tersebut,  unsur Quick Response Satrol Lantamal VI dengan menggunakan Sea Rider memberikan bantuan penyelamatan korban. Korban dievakuasi dari laut dengan keadaan 2 orang dalam keadaan hidup dan 2 orang dalam keadaan meninggal.

Komandan Satrol Lantamal VI Kolonel Laut (P) Anis Latif, S.E., M, Tr.Hanla., M.M., menjelaskan Latihan Search and Rescue (SAR) bertujuan memberi kemampuan dan wawasan keilmuan bagi personel Satrol Lantamal VI agar dapat mengenal, menguasai prosedur dan cara kerja peralatan serta mampu memelihara dan meningkatkan keterampilan dalam penguasaan tugas dan tanggung jawabnya sesuai pos tempur masing-masing khususnya dalam Search and Rescue (SAR) di laut.

“Latihan ini tujuannya agar setiap personel dapat mengawaki peralatan di setiap pos tempur dan pos komando sehingga dapat berfungsi sesuai standar kemampuan dalam mendukung pelaksanaan Search and Rescue (SAR) di laut”, Ujar Kolonel Laut Anis Latif.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar