Mayjen TNI Andi Muhammad Pantau Penyaluran BLT.

Foto: Mayjen TNI Andi Muhammad Pantu Penyaluran BLT.jpeg

KBRN. Makassar: Kodim 1408 / Makassar menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah kepada pedagang kaki lima (PK5) dan pedagang warung di Kota Makassar, sebanyak 4.000  usaha penerima BLT dengan total dana Rp.1,2  milyar berlangsung di Makodim Makassar, jalan Lanto Daeng Pasewang Makassar, Sulawesi Selatan,  Senin (23/05/2022).

 

Penyaluran BLT kepada PK5 dan warung di Kodim 1408/Makassar dipantau langsung Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad untuk memastikan penyalurannya berjalan lancar.

Pangdam Mayjen Andi Muhammad menjelaskan, pemerintah memprogramkan memberikan BLT kepada warga, dan salah satunya TNI diberikan kepercayaan oleh pemerintah untuk menyalurkan BLT,  khusus kodam XIV/Hasanuddin menyalurkan BLT kepada hampir 100 ribu penerima se wilayah Kodam Hasanuddin.

 “BLT nilainya bervariasi, ada Rp. 600 ribu dan Rp. 300 ribu khusus subsidi minyak goreng seperti yang disalurkan Kodim 1408/Makassar kepada PK5 dan pedagang warung sebanyak 4.000 penerima di Kota Makassar”, Ujar Mayjen Andi Muhammad.  

“Saya terus memantau penyaluran BLT yang disalurkan jajaran kodam Hasanuddin dan BLT yang disalurkan TNI terus dipantau langsung setiap saat perkembangannya oleh Kepala Staf Angkatan Darat dan Presiden dan hingga saat ini penyalurannya berjalan lancar”, Tambahnya.  

Menurut Pangdam Mayjen TNI Andi Muhammad, penerima BLT sudah ada datanya diaplikasi yang sudah terintegrasi dengn instansi lainnya, baik Kementerian Sosial maupun Polri sehingga tidak ada warga mengajukan penerimaan BLT dua kali karena akan ditolak datanya oleh sistim jika nomor induk kependudikan yang dimasukkan sudah perna menerima BLT .

“ Penyaluran BLT ini luarbiasa sistimnya yang dilakukan melalui teknologi tidak sembarangan warga mengajukan jika sudah perna menerima BLT karena akan ditolak sistim sehingga tidak ada warga penerima ganda BLT dari pemerintah karena dipantau Dukcapil”, Kata Mayjen Andi Muhammad.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar