Tingkatkan Produksi Petani, Kadis Asman : Program IP 400 Harus Diterapkan

KBRN, Bone : Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengupayakan peningkatan produksi padi untuk menjamin ketersediaan beras nasional secara berdaulat. Salah satu terobosan yang saat ini tengah dilakukan pemerintah adalah melalui pola tanam padi dengan indeks pertanaman (IP) 400 yang dikelola dalam klaster kawasan berbasis korporasi petani.

Kabupaten Bone, merupakan Daerah pertama di Sulsel yang bakal menerapkan teknologi IP 400 dilahan seluas 25 hingga  3000 Hektar, hal ini di ungkapkan Pelaksana Tugas Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone, Andi Asman Sulaiman.

" Kabupaten Bone yang pertama dapat IP400 di Sulsel, ini akan diterapkan di luas lahan 25 hingga 3000 Hektar," ungkap Kadis Asman.

Program IP 400 dari Kementerian Pertanian ini diakui Asman untuk menggenjot petani agar mampu menanam dan panen 4 kali dalam setahun.

" Dengan hadirnya IP 400 para petani ditargetkan 4 kali tanam dan 4 kali panen dalam setahun," tuturnya.

Lanjut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, ini menyampaikan melalui uji coba Program Indeks Penanaman (IP) 400 dengan jangka waktu benih hanya maksimal  82 hingga 90 hari di musim tanam pertama atau MT1 sementara MT2  ditarget maximal 90 hingga 100 hari , MT3 target 80 hari, dan MT4 80 hari.

" Penerapan IP 400  diharapkan para petani akan terbiasa, agar produksi petani bisa meningkat," imbuhnya.

Mantan Camat Barebbo ini, berharap dengan  adanya  program IP 400, para petani di Kabupaten Bone, mampu menerima dan melaksanakan dengan baik untuk lebih meningkatkan produksinya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar