Tenaga Honorer Dihapus Mulai 2023, Sekda : Akan Diupayakan Ikut Seleksi P3K

KBRN, Bone : Pemerintah Kabupaten Bone akan mengupayakan para pegawai honorer baik bagian administrasi maupun teknis dapat diikutsertakan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini disampaikan Sekda Bone, Andi Islamuddin kepada rri.co.id saat dimintai penjelasan nasib para tenaga honorer, Jumat (21/01/22).

" Ada keinginan di 2023 nanti, tidak ada lagi istilah honorer, yang ada itu hanya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Maka akan diupayakan sekarang ini proses rekrutmen untuk P3K, yang memungkinkan untuk diseleksi dan diangkat," kata Sekda.

A. Islamuddin menjelaskan, peralihan status pegawai honorer ini tentu akan mengikuti regulasi dan jadwal pelaksaan yang ditentukan oleh pemerintah pusat.

" Tahun 2023 tidak ada lagi honorer kemudian itu dialihkan statusnya jadi P3K, maka suka tidak suka kalau regulasi mengamanahkan seperti itu, kita harus tunduk disitu terhadap aturan," terangnya.

" Yang jadi masalah juga nantinya yaitu sumber gajinya pegawai P3K, karena gaji pegawai P3K guru saja sekarang cukup membebani APBD. Sebab itu, sementara diloby pemerintah pusat supaya gajinya bisa lari ke Dana Alokasi Umum (DAU)," ungkap Ketua Korpri Bone ini.

Sementara itu, Irwan AS, salah satu pegawai Satpol PP Bone berstatus honorer berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan nasib status para tenaga honorer lingkup pemkab bone, yang sudah lama bekerja agar dapat beralih status menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

" Kita sih maunya tahun ini seluruh tenaga honorer beralih status, kapan tidak diikutsertakan seleksi, maka tahun depan banyak teman-teman honorer dirumahkan akibat kebijakan pemerintah pusat tersebut," ungkap Irwan AS saat dikonfirmasi rri.co.id, Jumat (21/01/22).

Dia menginginkan pihak Eksekutif dan Legislatif berupaya memperjuangkan nasib para tenaga honorer di lingkup pemkab bone agar bisa diikutkan seleksi dan tidak dirugikan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar