Hipmi Mamuju Bahas Perekonomian Daerah di Awal Tahun 2022

KBRN, Mamuju : Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Cab.Mamuju menggelar dialog awal tahun dengan tema : "Peluang, tantangan serta peran pengusaha muda dalam meningkatkan perekonomian Kab.Mamuju". Dialog tersebut berlangsung di Hotel Berkah, Jl Soekarno Hatta, Mamuju, Sulbar, Senin (17/1/2022).

Dialog awal tahun itu dibuka oleh kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mamuju Rakhmat Tahir sekaligus sebagai narasumber.

Hadir pula pada kesempatan tersebut pimpinan Bank Sulselbar Cabang Mamuju Syarifuddin Haruna sebagai narasumber. Sementara dari Hipmi sendiri ketua bidang pariwisata dan ekonomi kreatif Adi Manjaya Putra juga menjadi salah satu narasumber pada dialog tersebut.

Sejumlah pengurus inti Hipmi Mamuju terlihat hadir seperti, ketua Hipmi Mamuju Andi Baso Darul Aksan, wakil ketua Muh.Said, sekretaris Sudarman Rajab dan para ketua bidang Hipmi Mamuju lainnya.

Ketua Hipmi Mamuju Andi Baso Darul Aksan kepada wartawan mengatakan dialog tersebut diharpkan dapat melahirkan sebuah gagasan atau inovasi dalam hal peningkatan ekonomi daerah dan dapat melahirkan sinergitas dan kerjasama yang baik antara Bapenda-Bank Sulselbar dan Hipmi Mamuju.

"Kita berharap ada kalaborasi yang baik antara Hipmi Mamuju, Bapenda dan Bank Sulselbar, konsep kerjasamanya sementara kami ramu, Insya Allah nanti akan kami tuangkan dalam MOU," kata Aso sapaan akrab Andi Baso Darul Aksan.

Kepala Bapenda Mamuju Rakhmat Tahir mengapresiasi dialog awal tahun yang diselenggarakan Hipmi Mamuju, mantan kepala PTSP Mamuju ini berharap dialog tersebut dapat melahirkan gagasan atau trobosan baru untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Rakhmat mengaku sejak pandemi dan gempa yang melanda Mamuju, target pendapatan asli daerah (PAD) pada APBD Mamuju mengalmi penurunan hingga 50 persen. Ia berharap Hipmi Mamuju dapat memacu perekonomian daerah sehingga target PAD dapat terrealisasi dengan baik.

"Sejak pandemi target PAD kita turunkan, dulu target PAD kita sampai 100 M lebih tahun 2021 kemarin turun hingga ke angka 55 M. Kita akan lakukan perbaikan-perbaikan termasuk membangun komunikasi dengan Hipmi,"terangnya.

Sementara itu pimpinan Cabang Bank Sulselbar Mamuju Syarifuddin Haruna mengaku siap membuka diri bagi para pengusaha yang ingin bermitra atau bekerjasama dengan Bank Sulselbar misalnya terkait dengan bantuan modal usaha.

Syarifuddin menjelaskan, Bank Sulselbar saat ini menyediakan berbagai penyaluran kredit seperti, kredit mandiri, multiguna dan kredit usaha rakyat yang bunganya cukup rendah. Hal ini, kata Syarifuddin, menjadi peluang yang cukup baik bagi para pengusaha untuk mengembangkan usahanya.

"Realisasi dana KUR yang kita salurkan mencapai 200 Milyar rupiah atau sekitar 90 persen lebih. Kita juga menyalurkan bantuan kredit tanpa bunga ke UMKM dalam program CSR." katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar