Mulai punah, Busana pengantin khas Makassar akan ditampilkan pada expo 2021

Foto

KBRN, Makassar : Salah satu cara untuk mengangkat dan melestarikan kembali budaya adat Sulawesi Selatan dapat dilakukan dengan cara memperkenalkannya melalui kegiatan atau event.

Seperti konsep yang diangkat pada event Internasional Indonesia beauty expo 2021 yang akan digelar pada 3 hingga 5 Desember mendatang.

Ketua Panitia Kegiatan Event MUA Internasional Indonesia Beauty Expo 2021, Dicky Suryadarma mengatakan event tahunan ini sudah berjalan selama 4 tahun yakni dari 2018 hingga saat ini.

Dikatakan event ini akan menghadirkan produk produk kecantikan yang dijamin memiliki standar BPOM, standar halal dari MUI dan standar kebersihan.

"Kita tidak akan menerima produk yang tidak sesuai standar termasuk standar kebersihan, karena kita ingin produk yang justru tidak mengotori lingkungan," kata Dicky, Senin (29/11/2021).

"Makanya kita juga sudah koordinasi dengan dinas terkait bahwa ini menjadi bagian dari edukasi kepada para MUA untuk menggunakan produk-produk yang sesuai standar," lanjutnya.

Selain produk kecantikan, berbagai kesenian dan kebudayaan Sulawesi Selatan juga akan ditampilkan baik melalui hiburan berupa tari tarian maupun tenan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta desainer yang mampu mendesain pakaian khas Sulawesi Selatan.

"Di sini kita juga berdayakan banyak UMKM, jadi budayanya kita angkat, UMKM kita berdayakan dan timbal baliknya nanti diharapkan bisa membantu UMKM untuk bangkit dari pandemi ini," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Katalia Sulsel atau organisasi makeup artis yang bergerak dalam tata rias pengantin modifikasi dan moderen Indonesia, Mansyur Dendis mengatakan akan menghadirkan busana pengantin asli khas Makassar yakni baju bunting mangkasara' yang saat ini mulai punah.

"Masih segelintir orang yang tau tentang baju adat khas Makassar. Kebanyakan orang taunya Bugis dan Makassar itu sama, padahal Makassar itu sendiri," jelas Mansyur. Ia menuturkan minimnya pengetahuan masyarakat tentang baju bunting mangkasara' lantaran pada masanya baju yang mirip dengan baju la'bu ini hanya digunakan oleh para bangsawan sehingga semakin berkembangnya zaman baju tersebut mulai kurang dikenakan.

Disebutkan saat ini yang lebih tenar atau trend digunakan yakni baju pengantin asal suku bugis.

"Nanti kita akan hadirkan baju bunting mangkasara' ini saat kegiatan sudah dimulai dengan konsep yang tentu sudah kita modifikasi tapi tidak menghilangkan khas kedaerahannya," bebernya. Ia berharap dengan adanya event yang disinyalir akan masuk ke program pemerintah pusat dalam hal ini kementerian pariwisata, tradisi, kebudayaan, dan adat Sulawesi Selatan bisa bersaing ke kancah internasional.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar