Loka Monitor Musnahkan Perangkat Komunikasi Ilegal di Sulbar

KBRN, Mamuju : Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Mamuju menggelar pemusnahan perangkat komunikasi ilegal hasil temuan operasi penertiban spektrum frekuensi radio di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Selasa 30 November.

Kepala Loka Monitor Mamuju, Bernarth Chosthan Lima mengatakan, pihaknya melaksanakan pemusnahan perangkat komunikasi ilegal hasil penertiban dari tahun 2015-2021.

"Pemusnahan ini momentum bagi kita menunjukkan kepada semua bahwa Loka Monitor Mamuju, secara tegas dan terukur menindak pengguna perangkat komunikasi ilegal," kata Bernadth.

Ia berharap, penggunaan frekuensi radio mesti memiliki izin sesuai aturan yang berlaku. Setiap yang melakukan pelanggaran pasti akan mendapatkan sanksi atau tindakan hukum.

"Kami dari Loka Monitor mengedepankan pola pembinaan. Kalau ada yang mau buat izin kami akan mendukung dan membantu," ungkapnya.

Plt Kadis Kominfo Sulbar, Mustari Mula memaparkan, ini adalah momentum mensosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya frekuensi digunakan secara legal.

"Banyak masyarakat yang belum paham tentang regulasi betapa pentingnya frekuensi dilakukan secara ilegal," sebutnya

Menurutnya, jika penggunaan frekuensi radio secara ilegal akan berdampak pada kegiatan penerbangan, kegiatan penyiaran, serta kegiatan ketahanan dan pertahanan. Oleh sebab itu, Diskominfo Sulbar sangat mengapresiasi pemushanan dan penertiban frekuensi yang dilakukan Loka Monitor Mamuju, kepada pengguna yang ilegal.

"Masyarakat saat ini, banyak yang tidak memahami peraturan dan regulasi tentang frekuensi radio. Terutama masyarakat nelayan yang sangat membutuhkan frekuensi ini tapi tidak memahami peraturannya. Oleh sebab itu, dengan dilakukan pemusnahan ini, pengguna bisa memahami dan segera membuat izin radionya," ujarnya.

Kadis DKP Sulbar Dr. Fadli Syamsuddin berharap sinergitas yang baik antara Loka Monitor Mamuju dengan DKP Sulbar terutama nelayan yang banyak memanfaatkan spektrum frekuensi radio untuk berkomunikasi sesama nelayan dan keselamatan nelayan di Sulbar.

"Saya ,engimbau agar nelayan dapat mengurus dan mematuhi regulasi frekuensi radio yang telah ditentukan. Kedepasn, kita juga akan membantu memudahkan nelayan untuk pengurusan perizinan frekuensi radio," tutupnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar