Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Pertanian Unhas Terima Beasiswa Berkuliah di Universitas Top 3 Dunia

foto Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Pertanian Unhas Terima Beasiswa Berkuliah di Universitas Top 3 Dunia

KBRN, Makassar : Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Pertanian Universitas Hasanuddin, Hikmayani Iskandar, berhasil menerima beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI) bagi Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) tahun 2021. Beasiswa ini merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Hikmayani memilih Swedish University of Agriculture yang merupakan universitas terbaik ke-3 di dunia dalam bidang pertanian (agriculture) berdasarkan QS World University Rankings.

Melalui wawancara pada Rabu (24/11), Hikmayani menjelaskan alasan dirinya mengajukan beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional. Beasiswa tersebut dipilih untuk mempersiapkan diri dan meningkatkan kapasitas pada level internasional melalui pendidikan tinggi.

“Saya melihat kesempatan dari program PKPI ini bertujuan untuk mencetak mahasiswa yang unggul, berwawasan internasional, memiliki publikasi internasional dan pengalaman penelitian bersama peneliti luar negeri. Itu yang membuat saya tertarik untuk mendaftar,” kata Hikmayani.

Melalui beasiswa ini, seluruh kebutuhan selama menempuh pendidikan akan ditanggung, mulai biaya kuliah hingga biaya hidup.  Hikmayani menceritakan, ia mendaftar beasiswa ini ketika sedang penelitian di Bogor dan berada di laboratorium untuk proses revisi jurnal bersama promotor dan co-promotor.

“Beasiswa ini dibuka khusus untuk penerima beasiswa PMDSU. Saya melengkapi berkas dan menghubungi promotor saya, Prof. Herry Sonjaya, untuk mendapatkan izin mengikuti program ini. Beliau awalnya khawatir karena takut jika masa studi saya nantinya tidak sesuai dengan ketentuan PMDSU,” jelas Hikmayani.

Sebelum mengikuti tahapan wawancara,  Hikmayani telah submit dua jurnal internasional bereputasi dengan status under review, sehingga menumbuhkan rasa percaya dirinya untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Swedish University of Agriculture menjadi pilihan Hikmayani, karena tertarik dengan reputasi perguruan tinggi ini.  Saat menjadi mahasiswa Fakultas Peternakan Unhas, Hikmayani membaca publikasi Prof. Goran dari kampus ini, yang  pernah melakukan riset sapi Bali kerja sama dengan kampus di Bogor dan menghasilkan publikasi internasional Q1. 

“Saya mencoba untuk menghubungi Prof. Goran yang akan menjadi  supervisor saya di Swedish University of Agriculture bidang animal science. Saya meminta kesediaannya menjadi pembimbing dalam penulisan artikel ilmiah serta join reseaarch melalui program PKPI. Saya berharap dapat menghasilkan publikasi jurnal internasional dan meneliti bersama mahasiswa internasional di Swedish University of Agriculture,” kata Hikmayani.

Di akhir wawancara, Hikmayani menuturkan rencana serta kontribusi yang kelak akan dilakukan setelah menyelesaikan pendidikannya. Ia akan mengabdikan diri menjadi dosen dalam bidang peternakan. Beasiswa yang diterimanya akan menjadi jembatan untuk melakukan kolaborasi penelitian dan publikasi antara Unhas dan Swedish University of Agriculture.

“Laboratorium Produksi Embrio In Vitro Fakultas Peternakan Unhas mulai meneliti dan mengembangkan sapi Bali Polled.  Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Hasbi beserta timnya yaitu Prof Herry Sonjaya dan Prof Sudirman Baco. Ini merupakan kesempatan yang baik membuka peluang kerja sama Unhas,” kata Hikmayani.

Di Swedish University of Agriculture, Hikmayani Iskandar akan bergabung di laboratorium Molecular Genetics and Bioinformatics, Departement of Animal Breeding and Genetics. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar