1.150 Pelajar di Maros Ditarget Divaksin Covid-19

KBRN, Makassar :Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kebut vaksinasi covid-19 kepada seluruh masyarakat. Kali ini mobil vaksinator covid-19 menargetkan akan melakukan vaksin kepada 1.150 pelajar di Kabupaten Maros.

Kepala Bidang Pembinaan SMA pada Dinas Pendidikan Sulsel, Asqar, mengatakan bahwa para pelajar yang ada sangat antusias untuk ikut dalam vaksinasi covid-19. Vaksinasi terhadap pelajar tersebut dimulai sejak 19 Oktober 2021.

"Alhamdulillah pelajar cukup antusias melakukan vaksinasi. Itu terlihat dari kegiatan vaksinasi yang terus kita lakukan di Kabupaten/Kota," kata Asqar dilansir dari Medcom, Kamis, 21 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?HappyInspireConfuseSad

Baca: Dosen Universitas Jember Terdakwa Kasus Pencabulan Dituntut 8 Tahun Bui

Dalam vaksinasi covid-19 kepada ribuan pelajar di Kabupaten Maros tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memusatkan pelaksanaan itu di enam titik atau sekolah yakni SMA 3 Maros, SMA 6 Maros, SMA 9 Maros, SMA 11 Maros, SMA 12 Maros, dan SMKN 2 Maros.

Asqar juga menjelaskan pelaksanaan vaksinasi covid-19 terhadap pelajar sejauh ini cukup lancar. Namun pihaknya masih terus melakukan sosialisasi terhadap orang tua siswa dan terhadap siswa sendiri terkait pemberian vaksinasi covid-19. Agar orang tua turut mendukung program kebut vaksin covid-19.

"Alhamdulillah, sampai saat ini pelaksanaan vaksinasi di kalangan pelajar berjalan lancar dan aman, serta belum ditemukan sesuatu hal kejadian yang tidak diinginkan," jelasnya.

Sementara Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan vaksinasi covid-19 kepada seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Selatan terus digenjot, bahkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan program kebut vaksin covid-19 dengan menyiapkan mobile vaksinator.

Program kebut vaksin covid-19 atau virus korona itu dilakukan untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. "Mobile Vaccinator terus bergerak ke kelompok masyarakat, termasuk kelompok pelajar," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00