Puluhan Jenis Bibit Tanaman dan Tumbuhan Berbahaya Dimusnahkan BBKPM

KBRN, Makassar : Balai Besar Karantina Pertanian Makassar (BBKPM) didampingi Bea Cukai Makassar dan Kantor Pos wilayah Baddoka Makassar menggelar pemusnahan media pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina  (OPTK), di halaman kantor BBKPM Jum'at (24/09/2021)

Berbagai komoditas impor berupa bibit tanaman dan tumbuhan dari luar negeri yang tidak mengantongi izin kesehatan negara terkait terpaksa diamankan pihak BBPKM.

Menurut Kepala BBPKM, Lutfie Natsir pihaknya terpaksa melakukan tindakan preventif terhadap masuknya komoditas bibit tumbuhan dan bibit tanaman impor ke Sulawesi Selatan lantaran tidak bekali dokumen izin kesehatan.

"Hari ini, pihaknya bersama bea cukai Makassar dan Kantor Pos Wilayah Baddoka Makassar memusnahkan puluhan jenis media pembawa hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dari luar negeri", jelas Lutfie.

"Tindakan preventif yang dilakukan ini, sesuai aturan UU Nomor 21 Tahun 2019, dimana segala komoditas impor yang akan masuk ke Indonesia harus mengantongi dokumen surat karantina kesehatan (Phytosanitary Certificate) dari negara bersangkutan"; urai Kepala BBKPM.

Dikatakan, mayoritas komoditas pertanian impor yang berhasil pihaknya sita dan musnahkan berasal dari pesanan online.

"Diduga pihak pengirim maupun pemesan komoditas pertanian impor berupa bibit, tidak memahami aturan yang berlaku di negara kita ini. Kedepan pihaknya akan memberikan edukasi terkait aturan UU Nomor 21 tahun 2019 ini, agar produk komoditas pertanian yang akan dipesan bebas dari hama dan penyakit" urainya.

Sementara Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen Bea Cukai Makassar, Andi Muh Reza Hidayat membenarkan masyarakat awam yang tidak mengetahui aturan yang diberlakukan di negara ini, yang banyak mengorder pemesan online komoditas bibit tanaman dan tumbuhan impor.

"Pihaknya selaku instansi yang menjalankan aturan titipan dari berbagai instansi terkait, sisa menjalankan saja. Berbagai edukasi telah pihaknya lakukan di youtube, instagram hingga website bea cukai, terkait komoditas larangan dan pembatasan (bibit pertanian) tersebut. Namun lantaran masyarakat awam banyak memesan secara online, sehingga mereka tidak mengetahui regulasi aturan yang berlaku di negara kita" urainya.

Kepala Kantor Sentra Pelayanan Kantor Pos Wilayah Baddoka Firman menuturkan pihaknya selalu berkoordinasi dengan instansi terkait apabila ada kiriman dari luar negeri maupun dalam negeri. Dan apabila barang tersebut tidak disertai dokumen maka pihaknya tidak bisa melanjutkan pengiriman kepada sang pemesan.

"Komoditas barang dari luar negeri yang masuk selalu pihaknya sortir. Jika barang tersebut dinilai berbahaya ditambah lagi tidak membekali dengan dokumen maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Balai Karantina ini serta menginformasikan kepada sang pemesan bahwasanya barang yang mereka pesan, tidak bisa dikirim" jelasnya.

Puluhan jenis Bibit tanaman, bibit tumbuhan hingga bumbu masakan dari berbagai negara yang tidak lengkap dokumentasinya, dimusnahkan tim Balai Besar Karantina Pertanian Makassar beserta stakeholder terkait. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah penularan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00