Makassar Tuan Rumah Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup XIII

KBRN, Makassar : Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup (PNLH) merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi WALHI, untuk merumuskan perencanaan strategis organisasi dan pergantian kepengurusan kepemimpinan WALHI di tingkat nasional. 

PNLH diadakan setiap 4 tahun sekali, yang dihadiri oleh anggota WALHI, pengurus maupun peninjau. PNLH tahun 2021 merupakan PNLH ke XIII, yang akan berlangsung di Kota Makassar Sulawesi Selatan dari tanggal 19 - 22 September 2021.

Disela konferensi pers, Ketua Panitia Pengarah PNLH XIII,Hadi Jatmiko

menjelaskan Sejak WALHI mendeklarasikan dirinya sebagai organisasi publik, PNLH juga menjadi momentum penting bagi gerakan penyelamatan lingkungan hidup di Indonesia.

"PNLH hadir untuk mengkonsolidasikan dirinya baik organisasi masyarakat sipil maupun publik luas yang selama ini memiliki perhatian pada penyelamatan lingkungan hidup dan sumber-sumber kehidupan rakyat.” jelasnya Sabtu (18/09/2021).

PNLH XIII mengangkat tema Mempertegas Pengakuan Wilayah Kelola Rakyat untuk Mewujudkan Keadilan Ekologis, menurut Hadi guna pemenuhan, pengakuan dan perlindungan Wilayah Kelola Rakyat (WKR) dan Keadilan Ekologis menjadi sesuatu yang tidak terpisahkan untuk Bumi yang lebih baik. 

"Wilayah Kelola Rakyat (WKR) merupakan konsep tanding yang diusung WALHI.Dan WKR adalah sistem kelola wilayah oleh komunitas yang integratif dan partisipatif, dalam proses tata kuasa, kelola, produksi, dan konsumsi, melalui mekanisme penyelenggaraan yang senantiasa memperhatikan fungsi sumber daya alam dan lingkungan hidup sebagai pendukung kehidupan, berdasarkan nilai dan kearifan setempat guna mewujudkan kemakmuran yang berkeadilan dan berkelanjutan", urainya. "Sementara keadilan ekologis menempatkan hak khusus yang dimiliki lingkungan, sehingga posisinya tidak  dianggap sebagai sekedar objek." tambahnya.

Sementara Khalisah Halid dari EKsekutif Nasional WALHI menegaskan kunci utama dalam mewujudkan keadilan ekologis adalah pemerataan alokasi dan distribusi sumber daya sosial, lingkungan hidup (alam) yang berlangsung dari tingkat lokal, nasional hingga tingkat global. "Hal ini, untuk menjamin pemihakan yang kuat terhadap kelompok terlemah di dalam masyarakat, jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar manusia dan lingkungan hidup yang sehat, serta memastikan generasi yang akan datang menikmati hak yang sama, sehingga generasi ke depan dapat menjadi subjek hukum penuh yang harus dijamin hak-haknya.” urainya.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) merupakan organisasi lingkungan hidup tertua dan terbesar di Indonesia, dengan jumlah anggota 496 organisasi termasuk 28 provinsi di Indonesia. 

Sejak 15 Oktober 1980, WALHI secara aktif mendorong upaya perlindungan dan restorasi ekologi di Indonesia. Pada PNLH kali ini arah gerakan perjuangan dan perlindungan Lingkungan Hidup akan ditentukan secara strategis, pada PNLH XIII ini juga akan memilih kepemimpinan baru di WALHI.

Adapun Calon Direktur Eksekutif Nasional ialah Anton P Wijaya, Dana Tarigan, Mualimin Pardi Dahlan dan Zenzi Suhadi. Sementara Calon Dewan Nasional WALHI diantaranya Asmar Exwar, Dwi Sudarsono, Ismet Soelaiman, Raynaldo Sembiring, Dwi Retnastuti, dan Susanto Kurniawan. Para kandidat tersebut berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00