KPID Sulbar Siapkan Malam Anugerah Penyiaran 2021

KBRN, Mamuju : Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulbar mengagendakan Anugerah Penyiaran 2021.

Merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi bagi lembaga penyiaran baik televisi maupun radio atas komitmen mereka dalam membuat program-program siaran yang baik, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Koordinator Bidang Perizinan KPID Sulbar, Masram dalam keterangan resminya, Kamis 16 September menjelaskan bahwa agenda ini telah digagas sudah lama, tapi terkendala wabah Covid-19.

"Nanti tahun ini agak sedikit longgar. Jadi, anugerah Penyiaran KPID SUlbar tahun 2021 adalah bagian dari upaya kita dalam mendorong teman-teman di lembaga penyiaran, bagaimana mereka menciptakan konten-konten edukatif berkualitas dan sehat, mendidik sekaligus menghibur," papar Masram.

Terlebih kata dia, di tengah kondisi bangsa dan daerah saat ini yang telah terdampak pandemi. "Dalam situasi sulit seperti sekarang ini, kita butuh dukungan dari lembaga penyiaran agar menghadirkan siaran yang sifatnya mendidik soal bagaimana pencegahan terhadap corona," paparnya.

Anugerah Penyiaran KPID SUlbar 2021 terjadwal pada Minggu, 19 September 2021. Bakal dilaksanakan secara terbatas dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid.

Agenda perdana KPID Sulbar ini, bertajuk: "Mengedepankan Siaran Lokal di Tengah Covid-19 Menuju Digitalisasi Penyiaran". Melalui tema ini, lembaga penyiaran diharap lebih produktif dengan konten edukatif dan menyejukkan.

"Jadi ada beberapa kategori yang sudah kita siapkan, diantaranya berta terbaik, talkshow, siaran ramadan, siaran pendidikan, siaran anak, serta siaran terkait pencegahan covid," papar Masram.

Menyukseskan even ini, pihak KPID Sulbar pun telah berkoordinasi dengan semua pihak terkait, terutama lembaga-lembaga penyiaran yang beroperasi di Provinsi Sulawesi Barat.

"Sudah siap ada delapan lemabaga penyiaran televisi baik swasta maupun lembaga publik, begitujuga radio. Kalau radio ada enam, RASFM, RRI Mamuju , RBFM, Radio Mammis, dan Radio Mario Polewali dan Radio Batara Pasangkayu," tutup Masram.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00