Pemkot Makassar Bentuk Seribu Posko Covid-19 Lingkup RW

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. (Qiswa/RRI Makassar)

KBRN, Makassar : Sebanyak 1000 posko Covid-19 dibentuk oleh Pemerintah Kota Makassar untuk melacak warga yang terindikasi terpapar Covid-19.

Posko tersebut didirikan di lingkup RW untuk memudahkan pelacakan terhadap warga.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan akan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar untuk melatih para Tim Detektor Covid-19.

"Sekarang pekerjaan terbesar kita adalah mencari. Saya sudah mulai tes Tim Detektor yang akan berposko di tiap RW dan langsung kita training hari ini secara virtual sama teman-teman IDI," kata Danny.

Danny menyebut, saat ini potensi penyebaran virus Covid-19 didominasi oleh klaster keluarga, sehingga peran Tim Detektor Covid-19 dengan hadirnya posko Covid-19 bisa mendeteksi langsung dari rumah ke rumah.

"Di sini mereka memisahkan antara yang sakit dan yang sehat. Terutama di rumah-rumah itu," singkatnya.

Di sisi lain, Danny menuturkan tempat isolasi bagi pasien Covid-19 juga sudah disediakan, seperti di Kapal Umsini, Asrama Haji dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Makassar.

"Saya sudah lapor ke Pak Gubernur kalau misalnya 40 tahun ke atas dan 20 tahun ke bawah dirawat  di Asrama Haji. Kalau 20 sampai 40 di kapal isolasi apung. Terus tenaga kesehatan di Bapelkes," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00