Permintaan Plasma Konvalasen Meningkat, Stok Darah di PMI Makassar Krisis

Ist

KBRN, Makassar : Permintaan donor darah plasma konvalasen semakin meningkat di tengah pandemi Covid-19.

Tercatat permintaan darah plasma di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Makassar per 2 Agustus 2021 mencapai 56 permintaan.

"Sementara pendonor kita masih antri tapi kita tetap berupaya. Cuma Alhamdulillah kemarin lumayan ada beberapa pendonor yang masuk dari Lantamal VI jadi sudah bisa kita penuhi beberapa, hari ini juga ada, cuma belum sesuai permintaan," kata Kepala Unit transfusi darah PMI Kota Makassar, dr Sukmawati, belum lama ini.

dr Sukmawati menyebut untuk mendapatkan darah plasma konvalasen tidak mudah, lantaran harus memenuhi beberapa syarat dan perlu  dilakukan serangkaian pemeriksaan. "Kita screening kemarin itu sekitar 92 orang, tapi yang lolos itu cuma 8 orang," ucapnya.

Ia menjelaskan syarat pertama yang adalah pendonor seorang penyintas Covid-19 dan harus dibuktikan dengan hasil PCR positif Covid-19.

"Terus 14 hari terakhir sesudah dia sembuh itu tidak ada gejala sama sekali, kemudian kita periksa lagi apakah ada penyakit menular lewat darah itu, terus diperiksa lagi anti bodinya apakah cukup untuk membantu orang yang sakit," jelas dr Sukma.

"Jadi itu yang menjadi persyaratan mutlak juga, dan persyaratan itu harus terpenuhi baru bisa diambil darahnya," sambungnya.

Ia juga menegaskan sampel darah yang diambil harus melalui uji laboratorium untuk mendeteksi penyakit yang bisa saja menular lewat darah seperti penyakit HIV Aids dan Hepatitis.

"Minggu- minggu ini permintaannya cukup banyak, makanya kita agak stress karena tidak bisa memenuhi permintaan tapi kita sudah berupaya cuma memang proses pengambilan darah harus ada persyaratannya," tuturnya.

Di sisi lain, ketersediaan darah reguler juga krisis,  sebab diberlakukannya kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang meminimalisir potensi berkerumun. 

"Mall kan tutup, jadi gerai-gerai juga ikut tutup. Tapi kita tetap lakukan donor darah di instansi yang sudah diajak kerjasama dengan tetap ikut prokes," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00