Pengamat Sebut Kebijakan PPKM Level IV Tak Merata Bagi Pengusaha

KBRN, Makassar : 

Pengamat Ekonomi dari Universitas Bosowa Makassar, Dr A Arifuddin Manne mengatakan, kebijakan pemerintah kota tak merata dalam menerapkan PPKM lV hanya berpihak kepada usaha kecil. 

Pusat perbelanjaan seperti mal ditutup. Sementara banyak usaha kecil didalamnya perlu perhatian dari pemerintah. 

"Menurut saya itu kebijakan berpihak ke usaha kecil dan menengah khususnya rumah makan, cafe, Warkop dan usaha kuliner lainnya. Tapi usaha lainnya seperti Mall di tutup kecuali untuk jualan makanan/minuman. Sementara di mal itu kan banyak juga di situ usaha kecil dan menengah," terangnya, Rabu (28/7/2021).

Relepansinya agar Makassar bangkit ekonomi justru berlawanan karena semakin diperpanjang PPKM maka akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Pasti ekonomi akan terkontraksi," katanya.

Selain mal, sarana penunjang tempat hiburan yang ada di hotel juga ditutup. 

Arifuddin Manne menilai, kebijakan tersebut dapat menimbulkan PHK bagi karyawan hotel yang berdampak. 

"Termasuk yang masih tutup tempat pesta di gedung maupun di hotel sehingga kebijakan ini bisa membuka PHK kepada karyawan," katanya.

Arifuddin Manne juga menyoroti kerja tim detektor yang tidak efektif.

Menurutnya, adanya tim detektor pemkot tidak berhasil menurunkan kasus penyebaran Covid-19 di Kota Makassar. Malah membawa Makassar pada zona merah. 

"Kebijakan Pemkot Makassar yang membuat Tim detektor yang puluhan ribu bertugas di tingkat RT dan RW tidak berhasil dengan masuknya Makassar sebagai daerah zona merah," terang Dekan Ekonomi Unibos Makassar ini. 

Menurutnya, tim Detektor dapat berpotensi membawa virus. Sebab tugas tim detektor mentesting warga dari rumah ke rumah.

"Masalahnya tugas tim Detektor mendatangi warga sehingga justru berpotensi untuk membawa penyakit," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00