Bantuan Belum Merata, Pemkot Makassar Sasar 100 Ribu KK

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. (Qiswa/RRI)

KBRN, Makassar: Sejak awal pandemi Covid-19, Pemerintah Pusat terus melakukan refocusing anggaran untuk dialihkan pada penanganan kasus Covid-19, salah satunya dengan menyediakan bantuan sosial bagi warga terdampak.

Namun, masih ada beberapa masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, baik dalam bentuk sembako maupun uang.

"Kami tidak mendapatkan sembako dan uang, padahal itu sangat berarti bagi kita rakyat kecil," kata warga asal Kota Makassar, Tiwi, Selasa (27/07/2021).

Selain itu, perempuan yang tinggal di jalan Dg. Tata ini mengaku juga kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan di masa pandemi Covid-19.

"Di masa pandemi seperti sekarang sulit mendapatkan pekerjaan," keluhnya.

"Semoga orang-orang di luar sana seperti yang berkecukupan rezekinya bisa membantu rakyat-rakyat kecil seperti kita dan mendengarkan suara hati kita," harap Tiwi.

Sementara, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap 100 ribu Kepala Keluarga yang terdampak pandemi, terlebih di tengah kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

"Misalnya sektor informal, paling tidak 1 RT, 20 KK. Saya kira itu cukup bagus," kata Danny sapaan akrabnya,  belum lama ini.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah kota akan menyalurkan bantuan sebanyak 100 ribu paket secara serentak.

"Sebelum tanggal 31 diharapkan sudah tersalurkan," tutup Danny.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00