Orangtua Siswa Minta Pemerintah Kaji Penerapan Pajak di Sekolah

KBRN, Bone : Kementerian Keuangan Republik Indonesia berencana akan memberlakukan pengenaan pajak pertambahan nilai untuk jasa pendidikan.

Atas wacana kebijakan tersebut timbul pro kontrak di tengah masyarakat seperti halnya yang dikemukakan oleh salah satu orang tua siswa di Bone yakni, Agustapa saat dimintai tanggapan kebijakan pajak tersebut.

Menurutnya kebijakan pajak pendidikan ini tentu sangat memberatkan orang tua siswa apalagi akan berdampak kepada menurunnya minat siswa bersekolah di sekolah komersial atau swasta.

Selain itu dampak ini juga akan dirasakan pihak sekolah karena turunnya jumlah siswa dan berpotensi sekolah ditutup.

"Pemerintah dapat mengkaji ulang wacana penerapan pajak penambahan nilai untuk jasa pendidikan ini," harap Agustapa.

Lain hal dengan Amal salah satu orang tua siswa.

Dirinya menilai ketika pemberlakuan pajak ini dilaksanakan maka pihaknya menuntut adanya perbaikan mutu pendidikan dan fasilitas sekolah sebab penarikan pajak harus sesuai dengan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah.

Sedangkan Ambrullah salah satu anggota komite sekolah menganggap perlu dilaksanakan rapat komite bersama orang tua siswa ketika kebijakan ini diberlakukan sebab berhubungan langsung dengan kemampuan financial setiap orang tua siswa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00