Irjen Pol Merdisyam: Taati Larangan Mudik.

Irjen Merdisyam menjelaskan larfangan mudik.jpeg

KBRN, Makassar : Kasus covid-19 di Suslel saat ini terjadi peningkatan kesembuhan yang signifikan dan kematian menurun, tetapi jangan masyarakat menjadi euphoria dengan trend tersebut.

Tapi harus selalu mengingat bahaya covid, jangan terjadi di daera dan Negara kita seperti di Negara luar, kasus covid yang sudah perna mengalami penurunan drastis seperti di Negara tetangga India tetapi tiba-tiba terjadi peningkatan yang sangat tinggi karena masyarakatnya euphoria.

Hal itu dikatakan Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam di hadapan para awak media usai Apel Gelar pasukan operasi dalam rangka kesiapan operasi kepolisian terpusat dengan sandi “KETUPAT-2021” dengan tema “Kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan IDUL FITRI 1442 H" berlangsung Lapangan karebosi Makassar, Rabu (05/05/2021).

Irjen Merdisyam mengatakan, pemerintah memutuskan melarang kegiatan mudik bagi seluruh masyarakat pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021, dan ini adalah tahun kedua dimana pemerintah telah mengambil kebijakan untuk melarang warga masyarakat melakukan perjalanan mudik pada libur hari raya Idul Fitri, karena situasi pandemi Covid-19.

“akanya dilakukan pembatasan perpindahan orang dari tempat ke tempat lain dimasa libur lebaran untuk menghindari penyebaran covid-19, maka ini harus diaati, kecuali suplay barang dan jasa," ujarnya.   

Saat ditemui, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E.Zulpan SIK, MSi menjelaskan  operasi  ketupat mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H dan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Ini dilakukan untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah yang melarang kegiatan mudik lebaran 2021  guna menekan penyebaran virus corona (Covid-19). Operasi tersebut akan mengedepankan upaya preventif, sosialisasi dan juga penegakan hukum selama masa operasi berjalan, disampaikan secara humanis dan persuasif,” kata E.Zulpan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00