Vaksin Sinovac Tidak Masuk Syarat Berangkat Haji

Vaksin. Pexels

KBRN, Bone : Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mulai membuka ibadah Haji dan Umroh dengan syarat Jamaah telah mendapat Vaksin covid 19, yang sudah terdaftar WHO.

Jenis vaksin yang sudah bersertifikat  yakni merk pfizer, astazeneca dan moderna, namun Vaksin merk Sinovac tidak termasuk syarat untuk pemberangkatan haji dan umroh/ karena belum mendapat sertifikat WHO. 

Menurut Kepala Sub Bagian Haji dan Umroh Kabupaten Bone Haji Bustang pemberlakuan syarat vaksin selain merk Sinovac untuk Jamaah Haji dan Umroh akan menimbulkan kekhawatiran bagi para jamaah karena  calon jamaah sebagian sudah mendapat vaksin merk sinovac, namun merk sinovac sampai saat ini belum mendapat serifikat who.

"Saat ini  belum ada kepastian pemberangkatan jamaah haji maupun umrah dari Kabupaten Bone," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Satgas Covid 19 Bone drg Yusuf membenarkan bahwa jenis vaksin covid 19 merk sinovac belum mendapat rekomendasi WHO, kendati telah didaftar Badan Pengawas Obat Makanan BPOM.

"Jika pemerintah, berupaya supaya sertifikat WHO untuk vaksin 19 sinovac diperoleh April ini," jelasnya. (Suriani)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00