FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Lantamal VI Uji Kekebalan Tubuh Pasca Vaksinasi Covid-19

Foto Ravid Tes Massal Pasca Vaksin 1.jpeg

KBRN, Makassar : Setelah melakukan suntikan vaksin Covid-19 secara massal pada tanggal 30 Maret hingga 05 April 2021 yang lalu, Lantamal VI mengadakan test rapid anti body massal kepada seluruh pejabat dan personel di halaman parkir Mako Lantamal VI, Rabu (14/04/2021).

Kadiskes Lantamal VI Letkol Laut (K) David Langgeng yang juga koordinator test rapid anti body mengatakan, bahwa test rapid anti body dilaksanakan pasca vaksinasi Covid-19 yang kedua kepada seluruh pejabat dan personel Lantamal VI untuk mengetahui dan melihat respons kekebalan tubuh atau antibody dari seseorang yang telah melaksanakan vaksinasi COVID-19.

"Rapid anti body yang dilaksanakan ini untuk menunjukkan apakah hasil tes reaktif atau nonreaktif pasca vaksinasi kedua, karena titer antibodi yang dapat menetralisasi virus baru terbentuk maksimal setelah 14 hari pasca suntikan kedua," katanya. 

"Jadi, suntikan kedua penting dilakukan untuk mencapai perlindungan yang diharapkan," tambahnya.

David Langgeng menambahkan, rapid test ini adalah untuk mengecek respon imunitas tubuh personel Lantamal VI setelah mengikuti vaksinasi Covid-19, selain itu bagi yang belum menerima vaksin karena sesuatu hal persyaratan vaksinasi dan didapati hasil reaktif.

Rapid antibody dilakukan sebagai langkah 3T yakni testing, tracking dan treatment, tentunya langsung ditindak lanjuti dengan swab antigen dan RT PCR.

“Walaupun dilaksanakan di bulan Ramadhan, test ini tidak membatalkan puasa para personel yang menjalankannya karena hal ini juga telah diatur dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 24 tahun 2021 tanggal 12 April 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah di Bulan Ramadan dan Syawal tahun 1442 Hijriah," ujarnya

Ia menambahkan, dalam fatwa MUI terdapat poin yang menyampaikan bahwa Tes Swab, baik lewat hidung maupun mulut untuk deteksi Covid-19 saat berpuasa tidak membatalkan puasa.

"Karenanya umat Islam yang sedang berpuasa boleh melakukan tes swab, demikian juga rapid test dengan pengambilan sampel darah dan penggunaan Genose dengan sampel hembusan nafas," jelas David.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00