SK Percepatan KA Keluar, Plt Gubernur Minta Pemetaan Lahan Dilakukan

Sejumlah gerbong kereta terparkir di kawasan Depo Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (21/3/2021). Kementerian Perhubungan menyatakan Depo Cipinang merupakan depo kereta api terbesar di Indonesia yang memiliki 28 jalur kereta, mampu merawat 144 lokomotif dan 120 gerbong kereta per hari serta dibangun di atas lahan seluas sembilan hektare dengan biaya hampir Rp500 miliar. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

KBRN, Makassar : Progres jalur Kereta Api Makassar-Parepare hingga saat ini masih berkutat soal pembebasan lahan.

Menindak lanjuti hal itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah membentuk tim percepatan pembebasan lahan, dimana masing-masing dibagi dalam beberapa koridor.

Pelaksana tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan tim percepatan ini dibagi berdasarkan per koridor, yang diketuai oleh Kepala Daerahnya.

Usai menghadiri rapat koordinasi progres pengadaan tanah jalur Makassar-Parepare dan Makassar New Port.

“Pembagian per koridor dilakukan untuk memudahkan pemetaan, sehingga pelaksanaan pengerjaan bisa dilakukan,” kata Sudirman, Selasa (13/4/2021).

Sementara itu Kepala Balai Pengelolaan Perkeretaapian Provinsi Sulawesi Selatan, Jumardi mengatakan dengan adanya tim percepatan pengadaan koordinasi akan berjalan lancar sehingga permasalahan yang muncul akan mudah dicarikan solusinya.

Untuk pembebasan lahan sendiri, sesuai data per 6 April, jalur Maros dengan panjang 19,3 Km, kebutuhan lahan ada 938 bidang dengan lahan yang terbayarkan 555 bidang dan belum  302 bidang.

Untuk Pangkep dengan panjang jalur  40,9 km dengan kebutuhan lahan 2.196 bidang yang telah dibayarkan sebanyak 1.852 bidang dan belum terbayar 164 bidang.

Dan Barru panjang 45,3 Km dan sidding track ke pelabuhan Garongkong 3,5 km , sudah selesai pengerjaan konstruksinya. Sedangkan untuk, stasiun kebutuhan lahan 230 bidang dengan lahan dibayarkan 145 bidang dan belum ada 85 bidang. (Christianto)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00