Diduga 2 ASN dari Dispar dan DPM-PTSP Makassar Diperiksa Terkait Pungli TDUP.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Makassar Iman Hud.jpg

KBRN,Makassar: Tim sapu bersih (Saber) pungutan liar (pungli) bertindak. Pihaknya telah memeriksa 2 orang Apatur Sipil Negara (ASN) Ligkup Pemerintah Kota Makassar.

Keduanya merupakan staf Dinas Pariwisata (Dispar) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar. Salah satunya berinisial S.

Penyidik Internal Tim Saber Pungli, Iman Hud mengatakan pemeriksaan dilakukan atas laporan yang diterima pengusaha restoran.

Kasus ini muncul ketika pihaknya menghadiri forum diskusi. Saat berlangsung, salah satu peserta menyuarakan keluhannya.

“Dia itu pengusaha, memiliki 3 rumah makan. Satu usaha dimintai satu juta jadi Rp3 Juta,” ujar Iman saat ditemui, Sabtu (10/04/2021).

Dalam keterangan resminya kepada RRI, pengusaha yang bersangkutan bermaksud ingin mengurus Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Tetapi, diharuskan membayar biaya Rp3 Juta rupiah.

“Ini saya pikir awalnya hoaks, jadi saya arahkan melapor secara resmi, kami terima jadi kita panggil oknum itu,” sambung Kepala Satpol PP Kota Makassar ini.

Pihaknya juga menjelaskan setiap pelaku usaha pariwisata diwajibkan membuat TDUP. Namun dalam aturan, tidak ada biaya perizinan.

“TDUP itu memang gratis untuk layanan perizinan, rupanya dia keberatan,” kata Iman.

Iman menegaskan pemeriksaan terhadap pelaku dilakukan untuk mengungkap apakah ada keterlibatan pegawai lainnya.

“Ini penting, karena mungkin sudah banyak yang jadi korban,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00