Tarif Parkir di Makassar akan Naik Jadi Rp10 ribu Selama Bulan Ramadhan

Petugas Dinas Perhubungan menunjukkan karcis parkir kendaraan yang belum lulus uji emisi di pelataran parkir IRTI Monas, Jakarta, Jumat (5/3/2021). Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba pemberian insentif parkir untuk kendaraan yang telah lulus uji emisi sebagai persiapan penerapan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.

KBRN, Makassar :  PD Parkir Makassar Raya berencana memberlakukan tarif insidentil selama ramadhan mendatang, terdapat puluhan titik yang menjadi konsentrasi penerapan tarif parkir insidentil nantinya.

Humas PD Parkir Makassar Raya, Asrul menyebut pihaknya tengah mendata titik-titik lokasi parkir insidentil tersebut dan untuk sementara ada 20 lokasi yang tersebar di sejumlah kawasan strategis

Dikatakan Kenaikan tarif khusus parkir inipun variatif, Kisaran kenaikannya bisa berkisar antara 5 ribu rupiah hingga 7 ribu rupiah.

Bahkan maksimal bisa naik 10 ribu rupiah jika berpotensi menyebabkan kemacetan. 

Meski demikian rencana kenaikan tarif parkir di titik-titik parkir insidentil ini tengah dikaji melalui tim khusus yang sekaligus melakukan pengawasan di sejumlah lokasi.

"Kenaikan tarif khusus parkir insidentil ini juga dimaksudkan untuk mengendalikan potensi penumpukan kendaraan di badan jalan, dengan harapan tidak mengganggu arus lalu lintas termasuk mengurangi mobilitas kendaraan pribadi saat bulan ramadhan nantinya," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00