Tim Satgas Covid-19 Bone Mengimbau Masyarakat dan PNS Tidak Mudik Saat Lebaran

Guru membimbing murid TK Nizamia Andalusia School membuat prakarya bedug saat mengikuti Drive in Learning (DRIL) di Jakarta, Jumat (9/4/2021). Metode pembelajaran tatap muka terbatas di ruang terbuka sebagai bentuk inovasi dan adaptasi bidang pendidikan di masa pandemi COVID-19, serta untuk mendorong semangat belajar siswa dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

KBRN, Makassar : Tim Satgas COVID-19 Bone menghimbau kepada masyarakat agar menunda rencana mudik hari raya tahun ini guna mendukung pemerintah dalam upaya menekan dan mencegah penularan virus COVID-19.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Tim Satgas COVID-19, Dokter Gigi Yusuf saat dikonfirmasi rri. Dikatakan, sesuai instruksi presiden, khusus pegawai pemerintah dilarang keras mudik dan mengambil cuti mendekati hari raya idul fitri.

"Sejalan dengan kebijakan larangan ini menurut Jubir, pemerintah juga meniadakan berbagai program mudik gratis untuk semua jenis transportasi," katanya.

Ditambahkan, larangan mudik ini memiliki pengecualian bagi pegawai pemerintah yang sedang menjalani perjalanan dinas dan cuti hamil serta sakit keras. 

Hal ini sesuai dengan surat edaran dari kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi Menpan-RB.

Menanggapi kebijaka ini, Nurdalia salah satu guru sekolah negeri di Bone mengaku terpaksa batal mudik lebaran tahun ini dan mematuhi larangan mudik sesuai surat edaran pemerintah demi kepentingan keselamatan dan kemaslahatan masyarakat di masa pandemic ini.

"Kebijakan larang mudik ini termasuk tepat untuk menekan angka kasus terkonfirmasi positif, karena pada moment tersebut tingkat aktivitas dan kerumunan masyarakat sangat tinggi sehingga sangat beresiko kembali meningkatnya kasus COVID-19," katanya. (Febri J)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00