Gempabumi Tekntonik M 4.8 di Bulukumba Tak Potensi Tsunami

Lokasi titik gempabumi di Bulukumba

KBRN, Bulukumba : Pesisir Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=4.8 Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,71 LS dan 129,66 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 60. km arah Tenggara BuluKumba Sulsel pada kedalaman 10 km. 

Kepala Stasiun Geofisika Gowa, Gandamana Marondang mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi sesar lokal akibat aktivitas subduksi. 

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust fault),” kata Gandama dalam keterangannya, Rabu (02/11/2020).

Gandama mengatakan, guncangan gempabumi ini dirasakan di kecamatan Ujung Bulu Bulukumba  II MMI (Getaran dirasakan beberapa orang benda digantung bergoyang). 

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” tambahnya.

Ia menambahkan, bahwah gempabumi M 4.8 yang terjadi ini tisak potensi tsunami. Sampai saai ini, akata Dia belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). 

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” jelasnya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram chanel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00