Demo di Kantor KPU Sulsel Berakhir Bentrok

Aksi demonstransi di Kantor KPU Sulsel.

KBRN, Makassar : Puluhan orang yang tergabung dalam  Lembaga Pemantau Pembangunan Sulawesi Selatan (LPSS) dan Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Germak) berdemonstrasi di depan Kantor KPU Sulawesi Selatan, Jalan AP Pettarani Makassar, Kamis (26/11/2020). Demo yang awalnya berjalan biasa berujung bentrok antar pengunjuk rasa dengan polisi.

Komisioner KPU Sulsel Misna M Attas kepada wartawan mengatakan, sejumlah pengunjuk rasa ini menuntut agar KPU Barru itu dinonaktifkan. Selain itu demonstran meminta sikap tegas KPU Sulsel terhadap komisioner KPU Barru.

“Mereka protes karena KPU Barru meloloskan salah satu calon wakil bupati yang dianggap cacat administrasi. Tapi tidak dijelaskan lebih lanjut masalah yang dimaksud,” kata Misna.

Lebih lanjut, berkaitan dengan tuntutan pengunjuk rasa, Misna mengayakan bukan kewenangannya di KPU Sulsel. Demonstran kata Misna menyangka KPU Sulsel bertanggung jawab atas gejolak Pilkada Barru. 

“Padahal itu di luar kewenangan KPU Sulsel, melainkan ada di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” kata Misna.

Misna mengatakan, komisioner KPU Barru telah menyampaikan klarifikasi kepada KPU Sulsel. "Dan lahir kesimpulan dari KPU Barru bahwa calon yang sudah ditetapkan itu memenuhi syarat," kata Misna.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00