Viral Video Remaja Lakukan Perundungan di Bantaeng

KBRN, Baantaeng : Beredar Video viral pelaku perundungan anak terjadi di Kabupaten Bantaeng.

Ada tiga potongan video yang beredar dibeberapa grup WhatsApp. Ada yang berdurasi 14 detik, kemudian 1 menit 30 detik dan 29 detik.

Dalam video itu, tampak terjadi perdebatan antara tiga wanita remaja. Ketiganya diketahui merupakan pelajar.

Tak hanya itu, beberapa kali terjadi pemukulan yang dilakukan oleh dua pelaku kepada satu  korban yang tak berdaya.

Peristiwa itu terjadi di Sekolah Dasar (SD) Negeri No. 5 Lembang Cina di jalan Bangau, Kecamatan Bantaeng.

Satu pelaku dan korban pemukulan dalam video itu adalah siswa SMA Negeri 4 Bantaeng. Sementara satu pelaku lainnya siswa SMP Negeri 1 Bantaeng.

Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Bantaeng, Syafruddin membenarkan bahwa satu pelaku dan korban adalah siswanya.

"Yang ada di video itu ada tiga orang, dua diantaranya siswa SMA 4, satu siswa SMP 1 Bantaeng," kata Syafruddin dilansir dari TribunBantaeng Sabtu (25/9/2021).

Disebutkan, korban pemukulan inisial AD (15), Pelaku J (16), satu pelaku lainnya yang merupakan siswa SMPN 1 Bantaeng adalah A (13).

Ia menekankan, bahwa aksi pemukulan itu terjadi diluar jam sekolah dan berada di luar lingkungan SMA Negeri 4 Bantaeng.

Kata dia, peristiwa itu terjadi pada Minggu, (19/9/2021), namun Ia baru mengetahui kejadiannya pada, Selasa, (21/9/2021).

"Sebagai kepala sekolah saya sudah memanggil yang dipukul dan yang memukul," jelasnya.

Menurutnya, motif pemukulan dalam video itu karena persoalan rasa malu yang menyangkut harga diri atau dalam istilah Makassar disebut "Siri".

Kasus itu kini lanjut pada proses hukum karena orangtua korban sudah melapor ke Polres Bantaeng.

"Terkait sopan santun ada hal yang tidak biasa saya ucapkan, karena itu masalah siri. Andaikan belum ditangani polisi lebih baik kita duduk bersama untuk cari titik temunya," tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan membenarkan adanya laporan kasus tersebut yang masuk pada Senin, (20/9/2021).

"Ya sudah ditangani oleh penyidik PPA polres Bantaeng," kata AKP Burhan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00