FOKUS: #PILKADA 2020

Pasangan OK, Targetkan Menang Pilbup Ngawi 2020

KBRN, Ngawi : Meski tidak menyebutkan nominal persentase, Pasangan Ony Anwar-Dwi Rianto Djatmiko (OK) menargetkan menang pada Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Ngawi tahun 2020.

Debat Publik sebagai bentuk kewajiban Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan fasilitas kampanye bagi peserta pemilu, termasuk Pemilihan Bupati Wakil Bupati Ngawi tahun 2020. Karena hanya ada satu peserta pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (cabup-cawabup), maka debat publik bersifat pendalam visi misi yang diusung oleh paslon, serta sistem panel, dengan menghadirkan sejumlah panelis dari akademisi dan professional di Kabupaten Ngawi.

Dalam jumpa pers usai debat public pertama di Kurnia Convention Hall (24/11/2020), pasangan Ony Anwar-Dwi Rianto Djatmiko (OK) menyampaikan ketika pelaksaan debat pastinya visi-misi diketahui banyak orang. Sehingga harapannya masyarakat Ngawi mau datang untuk menyalurkan hak pilihnya pada 9 Desember 2020.

“Sosialisasi visi-misi itu semakin diketahui oleh banyak orang. Dengan diketahui visi-misi insyaallah banyak masyarakat kita yang jadi paham kemudian berpartisipasi dalam Pilkada Kabupaten Ngawi ini dengan baik. Jadi tentu saja tingkat kehadiran masyarakat cukup tinggi, terkait ketika mereka tau, mereka paham visi misi kita kedepan, untuk seluruh warga masyarakat Kabupaten Ngawi itu semakin diterima dan menjadi harapan-harapan ke depan masyarakat kabupaten Ngawi“ kata Ony.

Diantara program pasangan OK ke depan bila terpilih, yakni mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah-UMKM di Kabupaten Ngawi. Pemerintah akan membantu memberikan fasilitasi untuk pengembangan UMKM, diantaranya mempermudah ijin usaha, penerbitansertifikan halal, serta membantu menembu pasar retail modern.

Diketahui, pasangan OK maju menjadi kandidat Pilbup Ngawi 2020 melalui jalur partai politik. Pasangan OK didukung oleh seluruh partai politik pemilik kursi di DPRD Kabupaten Ngawi, meliputi PDI-P, Golkar, PKB, Gerindra, PKS, PAN, Nasdem, Demokrat, PPP, dan Hanura. Disisi lain, satu partai politik resmi menyatakan dukungan terhadap kotak kosong, meski tidak memiliki kursi di DPRD Ngawi, yakni PSI.(Mk)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00