Puluhan Kali Kebakaran Terjadi di Kabupaten Tulungagung

KBRN, Tulungagung : Mulai Januari hingga Agustus ini  40 kejadian kebakaran terjadi di Kabupaten Tulungagung. Satu kasus kebakaran besar yaitu terjadi di Pasar Campurdarat pada Maret lalu. Sementara dominasinya skala kecil hingga sedang.

Kabid Damkar, Satpol PP Kabupaten Tulungagung, Gatot Sunu Utomo, mengatakan, data yang dimiliki, setidaknya ada 40 kejadian kebakaran selama rentang waktu delapan bulan. Kalau diata-rata setiap bulannya ada lima sampai enam peristiwa kebakaran.

“Kejadian kebakaran yang selama ini terjadi tidak ditemukan adanya korban jiwa. Skalanya kecil hingga sedang sehingga tidak terlalu banyak menimbulkan kerugian,” kata Gatot, Minggu (29/8/2021).

Gatot menjelaskan faktor yang membuat terjadinya kebakaran, diakibatkan human error. Seperti halnya lupa mematikan kompor, membakar sampah yang berujung terbakarnya lahan, hingga membuang puntung rokok sembarangan.

Selama ini, kebakaran setiap tahunnya sangatlah fluktuatif. Hanya saja tahun ini, dalam jangka waktu yang sama, kebakaran di Tulungagung cenderung menurun sebanyak 10 persen. 

“Korsleting listrik itu juga termasuk human error karena sering dijumpai adanya instalasi listrik yang berantakan,” ungkapnya.

Gatot menambahakan kendala yang sering dialaminya, yakni response time. Kemendagri menetapkan untuk maksimal response time seharusnya 15 menit dari mulai menerima laporan sampai dengan tibanya di tempat kejadian kebakaran (TKK).

Namun dari semua peristiwa kebakaran di Tulungagung yang bisa memenuhi syarat response time baru 47 persen. Penyebabnya terkendala jarak, yaitu lokasi kebakaran dengan Pos Damkar.

“Salah satu solusinya hanya dengan membuka pos baru untuk bisa menjangkau tempat-tempat yang jauh. Karena selama ini pos kami baru satu di Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar