Diduga Depresi, Seorang Pria di Ponorogo Tewas Gantung Diri

KBRN, Ponorogo : Seorang pria berinsial BUY (53) asal Ponorogo nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya.

Warga asal Dukuh Cepet Selatan Desa Purwosari Kec.Babadan, Ponorogo, Jawa Timur itu diduga mengakhiri hidupnya pada Jumat, (23/7/2021) lalu.

Korban ditemukan tak bernyawa oleh saksi Fatkhurrohman (73) dan Sutrisno,  (63) yang tak lain tetangga korban, karena merasa tidak melihat BUY semalaman.

Kedua Saksi merasa curiga karena sepeda milik korban terparkir di luar rumah, sementara pintu rumah dalam keadaan terkunci.

Mereka pun berusaha melihat kondisi dalam rumah melalui lubang jendela. Saksi pun mendapati korban dalam posisi gantung diri di kuda kuda rumah dengan menggunakan seutas tali rafia warna merah. 

Mengetahui kejadian tersebut saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Kapolsek Babadan, Ponorogo IPTU Yudi Kristiawan mengatakan korban diketahui tinggal seorang diri. 

"Dari keterangan saksi-saksi, korban tinggal sendiri didalam rumah  dan mempunyai riwayat sakit maag," Berdasarkan keterangan Pers yang diterima RRI Melalui IPTU Yudi, Senin(26/7/2021).

Di lokasi kejadian petugas juga menemukam surat wasiat yang diduga ditulis oleh korban.

Kapolsek Babadan menjelaskan korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena depresi. Menurut keterangan IPTU Yudi tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban dan pihak keluarga sudah menerima untuk tidak dilakukan otopsi.

"Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan outopsi dibuktikan dengan surat pernyataan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00