Raih Dua Medali di Porprov 2022, PBJI Kota Madiun Akan Perkuat Strategi

KBRN, Madiun : Meski baru pertama dipertandingkan pada gelaran tingkat Jawa Timur, Jujitsu Kota Madiun mampu menyabet dua medlai meliputi satu perak dan satu perunggu. Satu medali perak atas nama Satria Fajar Samudra di kelas Newaza System 69 Kg Putra dan satu medali perunggu atas nama Dewi Hajar gi kelas Fighting System 62 Kg Putri.

Menurut Ketua Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kota Madiun Bagus Adhitomo, saat masih eksibisi pada Porprov 2019 lalu, Jujitsu Kota Madiun mampu menyabet 7 medali emas, dua perak dan lima perunggu. Namun tidak disangka, saat Porprov tertunda karena pandemi ternyata perkembangan Jujitsu di Jawa Timur sangat pesat. Sehingga dari penampilan atlet-atlet jujitsu Kota Madiun pada Porprov ke VII/2022 harus puas dengan raihan satu perak dan satu perunggu.

Bagus menyampaikan atlet-atlet jujitsu Kota Madiun diakui telah menguasai teknik-teknik secara baik. Hanya kedepan penguasaan strategi dalam bertarung perlu ditingkatkan lagi tidak hanya untuk mendapat poin namun juga menghindari kesalahan dalam bertarung.

“Nanti atlet-atlet yang kita tampilkan di Porprov sekarang ini kita bombing lagi. Kalau teknik-teknik dia sudahbisa semua. Jadi strategi yang tidak ada yang tidak diajarkan pelatih seperti teknik memperlambat waktu (ketahanan-red) untuk mempertahankan poin. “ungkap Bagus(6/7/2022)

Hasil akhir total perolehan medali Kontingen Kota Madiun sebanyak 32 medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke VII/2022 Jawa Timur yang berlangsung 25 Juni hingga 3 Juli 2022. Terinci sebanyak tiga medali emas, 17 medali perak, dan 12 medali perunggu. Dengan raihan itu, Kota Madiun memperoleh sebanyak 58 poin, sehingga menduduku urutan ke 28 besar dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur pada Porprov ke VII/2022.(Mk)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar