Walikota Madiun Berangkatkan 160 Atlet di Ajang Porprov Jatim 2022

KBRN, Madiun : Walikota Madiun, Maidi menargetkan ada perbaikan prestasi yang ditorehkan atlet Kota Pendekar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke VII Jawa Timur tahun 2022. Bahkan bonus Rp20 juta menanti bagi atlet yang berhasil mendulang medali emas. Hal itu dikatakan Walikota, Maidi usai memberangkatkan kontingen Porprov Jatim di Stadion Wilis Kota Madiun, Sabtu (25/6/2022).

"Peraih emas kita kasih Rp20 juta. Jadi tidak menutup kemungkinan karena dia dapat emas bisa jadi pelatih, mendampingi ketua cabang olahraga (cabor). Jadi nanti kita polakan seperti itu," ujarnya.

Meski tidak menyebutkan target perolehan medali, orang nomor satu di Kota Madiun ini berharap prestasi atlet Kota Madiun di bidang olahraga bisa masuk 10 atau bahkan 5 besar. Jika itu terwujud, dirinya akan mempolakan untuk menggelar kejuaraan Walikota Cup setiap dua Minggu sekali, dengan mempertandingkan dua cabang olahraga (cabor) secara bergantian.

"Artinya bahwa dengan prestasi itu ya harus kita tingkatkan, caranya ya dengan bertanding. Lawannya ya temannya sendiri dari daerah sekitar. Kalau dia memang dibawa ke Porprov ya pasti menang. Bisa dapat emas, atau minimal perak atau perunggu lah. Kalau dengan temannya sendiri saja dia kalah, dibawa ke Porprov ya berat. Untung-untungan saja itu," katanya.

Sementara itu Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Madiun, Tatok Raya juga tidak menyebutkan secara gamblang target medali yang diraih kontingen Kota Madiun. Hanya saja ada sejumlah cabor yang digadang-gadang mampu meraih emas, diantaranya dari cabor Karate, Jujitsu, Taekwondo dan Muaythai. Disatu sisi Tatok menegaskan akan ada bonus bagi atlet peraih medali, termasuk pelatih dan official yang cabornya mendulang medali. Karenanya ia berpesan kepada para atlet untuk tampil all out.

"Porprov ke-VI lalu itu atlet peraih emasnya itu bonusnya Rp20 juta, perak dan perunggu dibawahnya. Mudah-mudahan ini bisa meningkatk. Dan pelatih yang cabornya dapat medali ya kita kasih penghargaan. Jadi sekarang kita mulai memikirkan reward pelatih dan official. Itu kita perhatikan," terangnya.

Seperti diketahui pada Porprov ke VII Jatim 2022, Kota Madiun mengirimkan 160 atlet dari 28 cabor. Sejatinya, Kota Madiun memiliki 38 cabor, namun 10 diantaranya tidak diikutkan karena berbagai alasan. Salah satunya belum memiliki atlet yang bisa dipertandingkan di Porprov Jatim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar