Pengprov Pertina Jatim Bertekad Tingkatkan Kualitas Tinju

KBRN, Ngawi : Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov Pertina) Jawa Timur bertekad memperbaiki sistem kejuaraan tinju di Jawa Timur. Hal ini menyusul adanya polemik pada pertandingan tinju di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahun 2021.

Ketua Umum Pengprov Pertina Jawa Timur Mixdon Henki Tanaem menjelaskan pasca polemik hasil pertandingan tinju di PON Papua beberaapa waktu lalu, seluruh pengurus tinju mendapat arahan dari pengurus pusat Pertina. Hal ini, diantaranya untuk meningkatkan kualitas tinju di tanah air, termasuk di Jawa Timur.

Henki mencerita, pasca polemik pertandingan tinju di PON Papua, ada 11 wasit juri yang diskorsing tidak diijinkan memimpin pertandingan.

“Jadi jujur setelah PON Papua, dari pengurus pusat (Pertina-red) mengundang kami semua ketua dari seluruh Indonesia, ada 33 provinsi, kita langsung rapaat di Medan minggu kemarin, dan kita membahas bagaimana mempersiapkan perangkat pertandingan terutama waasit dalam meningkatkan kualitas mereka. Jadi dalam hal ii tugas kita bersama dalam meningkatkan kualitas wasit“kata Henki saat dialog dengan RRI (26/11/2021)

Henki bersyukur pada PON Papua, dari dua atlet tinju yang dikirim semuanya dapat meraih medali. Henki berharap, masyarakat mendukung Pengprov Pertina Jawa Timur untuk menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 sehingga dapat mencetak atlet-atlet tinju kelas nasional.

Baru-baru ini, Pengurus Provinsi (Pengrov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui KONI menyelenggarakan Kejuaraan Provinsi Kejurprov Tinju Amatir di Gor Bung Hatta Kabupaten Ngawi 26-28 November 2021. Sedikitnya ada 90 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur yang ikut ambil bagian pada kejuaraan ini.( (Mk)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar