KONI Ngawi Hati-Hati Dalam Gunakan Anggaran

KBRN, Ngawi : Pendemi Covid-19, menjadikan sejumlah cabang olahraga dilema dengan ketentuan pembatasan kegiatan masyarakat, sehingga berdampak pada intensitas latihan olahraga. Disisi lain, kemampuan dan ketrampilan atlet harus dipertahankan, agar prestasi tidak menurun saat kejuaraan.

Ketua KONI Kabupaten Ngawi Faisol saat dialog bersama RRI (8/1) mengungkapkan ada keinginan besar untuk mengembangkan prestasi olahraga di Kabupaten Ngawi. Namun karena adanya pendemi Covid-19, sejumlah kegiatan olahraga dibatasi, terlebih yang dapat menimbulkan kerumunan. Sehingga tidak semua cabang olahraga dapat melaksanakan latihan.

Faisol menambahkan KONI Kabupaten Ngawi lebih teliti dalam penggunaan anggaran termasuk untuk pembinaan. Diantara penggunaan anggaran yakni untuk mendukung kegiatan/agenda yang memiliki proyeksi kejuaraan, seperti Porprov. Sedangkan untuk menyiasati mempertahankan kemampuan atlet ditengah pembatasan kegiatan masyarakat, dapat dilakukan latihan secara mandiri dengan memastikan keamanan, serta menghindari paparan Covid-19.

“Bahwa anggaran KONI itu hanya diperbolehkan untuk mendukung kegiatan-kegiatan, agenda-agenda KONI sendiri, dan untuk kejuaraan nasional dan sebagainya yang sesuai dengan agenda“kata Faisol.

Diketahui, baru-baru ini, KONI melalui Pengkap Perpani Ngawi, mencoba kemapuan atlet panahan Kabupaten Ngawi di event tingkat nasional. Atlet-atlet panahan Ngawi melawan atlet-atlet panahan papan atas di Sirkuit Nasional Panahan di Bali. Hasilnya, atlet Ngawi berhasil mengantongi dua medali perunggu pada Sirnas Panahan di Bali.(mk)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00