Bak Lirik ‘Oemar Bakri’, Bupati Ngonthel Dan Mengajar Siswa

KBRN, Magetan: Jika dalam lirik lagu Iwan Fals, sosok guru Oemar Bakri terkejut waktu masuk pintu gerbang karena banyak polisi bawa senjata berwajah garang berbeda dengan Bupati Magetan Suprawoto yang disambut wajah hangat penuh harap para guru dan siswa SMPN 2 Magetan. Dengan mengendarai sepeda, kedatangan Suprawoto kali ini memenuhi agenda upacara Hari Guru Nasional serta Bupati Mengajar, Kamis (25/11/2021).

Upacara berlangsung khidmat dalam kesederhanaan. Sebagai inspektur upacara, Suprawoto mengamanatkan agar pendidik bukan hanya mengajar siswa namun juga mendidik utamanya pendidikan karakter. Menurutnya dengan karakter yang kuat, siswa akan mampu menjadi pemimpin terbaik masa mendatang.

“Kepada bapak ibu guru saya titip, didik anak-anak kita dengan baik tidak hanya di ajar tetapi dididik mempunyai karakter yang baik. Disiplin, jujur, bertanggung jawab, itu nilai-nilai yang sangat langka. Di Magetan harus dimulai anak-anak dididik disiplin, jujur, bertanggung jawab dan nilai-nilai kebaikan yang lain,” pesan Suprawoto.

Usai upacara, Suprawoto menuju kelas dan mengajar matapelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kepada siswa. Dalam perjalanan hidupnya Suprawoto adalah seorang pengajar baik tingkat dasar, menengah atas maupun tingkat perguruan tinggi. Sehingga Suprawoto mampu mencairkan suasana kelas dengan cepat dan siswa luwes memberi respon terhadap pengajaran Bupati. Bagi Suprawoto, kesempatan mengajar adalah kesempatan yang selalu ia rindukan. Ia pun mengakui bahwa mengajar adalah pekerjaan yang tidak mudah. Mengajar adalah amanah dan tidak setiap orang ditakdirkan menjadi guru.

“Masyarakat Magetan menitipkan anaknya untuk dididik, inikan amanah yang sangat luar biasa. Oleh sebab itu guru mempunyai tanggung jawab yang luar biasa besar untuk mewarnai anak, tingkah laku anak ke depan itu juga sumbangsih dari sekolah dari guru. Oleh sebab itu Saya menaruh perhatian dan sekaligus terima kasih kepada bapak ibu guru yang telah mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak Magetan dan anak-anak bangsa, calon-calon pemimpin di masa mendatang,” lanjutnya.

Sejalan dengan hal tersebut, para siswa diimbau selalu hormat kepada guru karena gurulah yang mentransformasikan ilmunya agar dapat digunakan sebagai bekal hidup.

Kepala SMPN 2 Magetan, Sigit Triyono merasa bangga orang nomor 1 di Magetan berkenan hadir dan mengajar di kelas. Hadirnya Bupati dinilai mampu memotivasi para siswa agar memiliki dan merawat cita-cita.

“Saya dan warga SMP 2 Magetan sangat bangga Pak Bupati mau memberi pembelajaran di sekolah ini. Ini sangat bermanfaat bagi motivasi anak-anak untuk belajar lebih giat lagi,” kata Sigit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar