Cerita Mutiara Mengawali Bulutangkis

KBRN, Ngawi : Berawal bermain bulu tangkis sejak Sekolah Dasar (SD), Mutiara Ayu Puspitasari, di usia 15 tahu telah mampu meraih juara hingga tingkat Internasional. Bahkan, bakat Mutiara dalam bermain bulutangkis terlihat sejak dini ketika menjuarai sejumlah kejuaraan.

Mutiara Ayu Puspitasari, atlet junior asal Ngawi ini, bergabung dengan clob bulutangkis kenamaan di Indonesia sejak tahun 2016. Sejak saat ini, dia harus berpisah dengan orangtua untuk menekuni olahraga bulutangkis. Ini lantaran kedua orang tua yang berprofesi sebagai pendidik harus mengajar di Ngawi, sedangkan Mutiara harus ikut latihan bulutangkis di Kudus Jawa Tengah. Menurut Mutiara, pada klub PB. Djarum tiap sesion latihan ada pelatih masing-masing, termasuk saat latihan fisik. Hal ini untuk memudahkan kontrol saat latihan. Meski dirasa berat, impian meraih juara menjadi penyemangat untuk latihan.

“Sehari sekali sore, kadang ikut latihan klub di Madiun, sore setelah pulang sekolah. (Di PB Djarum-red) dari jam-jamnya kita latihan bisa sehari dua kali sampai tiga kali. Programnya lebih berat, (durasi-red)latihannya lebih panjang, lebih padat. Kalau di PB. Djarum dipegang sama palatih fisik sendiri, jadi lebih ketat mau latihan fisik apa“kata Mutiara.

Mutiara, anak kedua dari dua bersaudara ini, memiliki atlet favorit Susi Susanti yakni pemain bulutangkis Indonesia yang pernah juara Internasional. Mutiara mengaku, pertama kali terjun pada kejuaraan bulutangkis tingkat Internasional di tahun 2018. Setelah beberapa kali mengikuti pertandingan, akhirnya di tahun 2021, Mutiara berhasil meraih juara tunggal putri pada Turnamen Yonex Slovenia Internasional 2021 setelah mengalahkan wakil Hungaria Agnes Korosi.

“Yang Slovenia ini baru pertama kali tahun ini, tapi kalau bertanding ke luar negeri sudha lumayan sih, 2018 pertama kali (tanding di luar negeri-red), sudah lima kali sama ini (Slovenia-red)” kata Mutiara.

Pasca dikabarkan menjadi Juara Yonex Internasional di Slovenia, Muatiara digadang Perbasi Kabupaten Ngawi untuk bermain memperkuat Kontingen Ngawi pada Pekan Olahraga Provinsi-Porprov 2022 mendatang. Ketua Perbasi Ngawi Supeno menyampaikan secara administratif Mutiara masih atlet Perbasi Ngawi. Untuk itu, Perbasi Ngawi akan mencoba melakukan komunikasi dengan PB. Djarum yang membesarkan Mutiara pada olahraga Bulutangkis.

“Itu nanti menjadi salah satu andalan atlet kita dari Ngawi yang akan ikut di Porprov 2022, mbak Mutaiara, secara administratif katanya masih di Ngawi, jadi di amasih menjadi atlet dan tim bulutangkis Pengkab Ngawi“kata Supeno.

Terkait dirinya yang akan digadang memperkuat kontingen Ngawi pada Porprov 2022 Jawa Timur, Mutiara mengaku dirinya mau-mau saja, namun hal itu tergantung ijin dari klub PB. Djarum yang mengasuh dirinya.

“Saya sih Porprov ngikut aja, maksudnya tergantung PB. Djarum. Kalau dari PB. Djarum ngijinin saya main, saya juga nggak masalah, main juga nggak papa. Kalau dari PB. Djarum Nggak ngijinin atau benturan sama pertandingan, ya saya nggak bisa ikut. Tapi kalau memang nggak ada kendala, nggak papa“kata Mutiara

Tercatat, sejumlah pretasi yang berhasil diraih, antara lain Juara Slovenia International Series 2021 (tunggal putri), Juara Liga PB Djarum 2020 (tunggal remaja putri), Juara DAIHATSU ASTEC Regional Junior U13,U15,U17 2019 - Jakarta (tunggal putri U17).(Mk)

Foto/Ilustrasi : tangkapan layar/dok. PB. Djarum

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar