Polres Madiun Kota Ringkus Komplotan Spesialis Pembobol Brankas

KBRN, Madiun: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota berhasil menangkap HS (52) dan AW (50) komplotan spesialis pembobolan brankas. Keduanya masing-masing warga Kota Solo dan Wonogiri, Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Fatah Meilana mengatakan, aksi pencurian dengan pemberatan (curat) itu terjadi di Gudang Kantor PT. K33 cabang Madiun di Jiwan pada 23 Juni lalu. Kronologisnya, tersangka berhasil masuk ke gudang dan membuka brankas setinggi satu meter dengan membobol tembok gudang sisi barat dengan diameter sekitar setengah meter.

Dari aksi tersebut, tersangka menggondol uang di brankas sekitar Rp120 juta, tujuh unit handphone dan CCTV.  Tidak ingin berlama-lama, aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya tersangka berhasil diamankan petugas. Masing-masing, HS ditangkap di Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Magetan dan AW diamankan di kediamannya, Kelurahan Purworejo, Wonogiri pada Sabtu (25/7/2020).

"Satu hari sebelum melakukan aksinya mereka melakukan hunting sasaran target kemudian melakukan eksekusi kurang lebih sekitar 10 menit. Jadi mereka ini profesional karena yang bersangkutan merupakan spesialis pembobol brankas dan tembok," ungkap AKP Fatah saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Madiun, Selasa (28/7/2020).

Sementara itu Kapolres Madiun Kota, AKBP R. Bobby Aria Prakasa menuturkan, tersangka merupakan residivis kasus curat di wilayah Jawa Tengah. Masing-masing dilakukan oleh tersangka HS tahun 2015 dengan vonis delapan tahun penjara. Sedangkan di tahun 2017 dengan tersangka AW divonis dua tahun enam bulan penjara.

"Para pelaku ini kita jerat dengan pasal 363 ke 3e, 4e dan 5e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," terangnya.

Selain di Madiun, pada 12 Juli lalu tersangka juga melakukan aksi yang sama dengan sasaran brankas toko waralaba di Kelurahan Selosari, Magetan. Modus yang dilakukan pun sama, yakni membobol dinding/tembok. Disamping itu selain HS dan AW, dua tersangka lain yakni SM (26) anak dari tersangka AW dan RF (31) warga Tambakremang, Wonogiri diamankan oleh Polres Magetan. Sedangkan satu tersangka lainnya saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00